SuaraSumbar.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Jokowi dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS).
Rombongan pemimpin negara itu berangkat ke AS untuk menghadiri pertemuan US-ASEAN Special Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) khusus negara-negara ASEAN dan Amerika Serikat di Washington DC pada 11-13 Mei 2022.
Selama di AS, Jokowi disibukkan dengan berbagai agenda kegiatan. Di antaranya, bertemu dengan anggota Kongres AS, para CEO besar AS, Wakil Presiden AS, tim perubahan iklim AS dan KTT khusus ASEAN dan AS sekaligus bertemu dengan Joe Biden.
Jokowi mengatakan jika Indonesia dipilih sebagai Koordinator Kemitraan ASEAN dan Amerika Serikat untuk periode 2021-2024.
Hal itu membuat Jokowi berharap dengan pertemuan tersebut bisa membawa dampak positif bagi negara-negara ASEAN dan juga Negeri Paman Sam itu.
Menariknya, Jokowi terbang ke AS tidak menggunakan pesawat kepresidenan, melainkan dengan pesawat charter dari maskapai Garuda Indonesia.
Dengan nama kode GIA-001, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan jika pesawat yang digunakan Jokowi, Iriana serta rombongan harus memiliki spesifkasi perjalanan jarak jauh.
Haru Budi Hartono mengatakan, jika menggunakan pesawat kepresidenan akan memerlukan dua kali transit. Sedangkan untuk pesawat charter Garuda hanya memerlukan satu kali transit.
Dari segi jumlah, pesawat kepresidenan hanya muat 48 orang sedangkan rombongan serta Jokowi dan Iriana yang berangkat ke AS berjumlah 62 orang.
Baca Juga: Pesan Menohok, Mantan Perwira TNI Ini Minta Presiden Jokowi Tiru Soeharto dan Pilih Mundur
Pemberitaan itu pun dikomentari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. "Penjelasan Istana bahwa "Tdk naik Pesawat Kepresidenan" ini MIRIP kata "Menolak (tapi minta lebih) di Sidang" itu RI-001 justru hanya B-737-BBJ, sedangkan ini malah B-777-300ER Garuda tetapi DI-CAT BARU "Garuda Pancasila + Republik Indonesia", beda! Gpp khan untuk "Sowan" AMBYAR," kata Roy Suryo dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Kamis (12/5/2022).
Roy Suryo mengatakan, jika menggunakan pesawat kepresiden dapat menghemat biaya. Kemudian, dengan spefikasi pesawat kepresiden yang mempuni memberikan rasa nyaman kepada Jokowi, Iriana serta rombongan.
Roy menyayangkan anggaran yang dipakai untuk menyewa pesawat komersil B777 milik Garuda Indonesia dengan me-repaint body pesawat sesuai dengan standar kepresidenan.
Kemudian, Roy menyoroti jumlah rombongan yang begitu banyak sampai 68 orang. Seharusnya rombongan bisa lebih diefisiensi lagi sehingga dapat menggunakan pesawat Kepresiden tanpa perlu menyewa dari Garuda Indonesia.
"Intinya soal EFISIENSI, Negara sdh punya B-737-BBJ dgn keamanan Super-priority, Anti-Rudal. Juga kenapa B-777-300ER harus (repot2) di-CAT BARU (+Logo SetNeg juga) kalau hanya "Sewa" dari Garuda? Rombongan khan juga bisa efisien, tdk harus lbh dari 60-an, katanya KRISIS ? AMBYAR," ucapnya.
Roy berpendapat jika pemerintah lebih baik terbuka saja kepada masyarakat jika pesawat charter Garuda Indonesia adalah pesawat yang akan dipakai di tahun 2020 untuk Presiden melakukan perjalanan internasional.
Berita Terkait
-
Sudah Ditandatangani Jokowi 9 Mei Lalu, UU TPKS Resmi Berlaku
-
Persiapan Pernikahan Adik Presiden Jokowi dan Ketua MK, Gibran: Saya Mengawal, Wes Pokoke Beres
-
Resmi! Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK Menikah 26 Mei Mendatang, Ini Lho Lokasi Akadnya
-
Presiden Jokowi Disebut Mau Ketemu Elon Musk di AS, Namun Jadwalnya Masih Belum Ditentukan
-
Jokowi Minta Menteri Fokus Kerja, Masinton Pasaribu: Itu Pesan untuk Menteri Narsis yang Ingin Jadi Capres
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026, Polda Sumbar Izinkan Kantor Polisi Jadi Tempat Istirahat Pemudik
-
Mudik Lebaran 2026, Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik Dibuka 24 Jam
-
Traveling Lebaran ke Luar Negeri Jadi Praktis Tanpa Harus Tukar Mata Uang
-
Jurnalis Suara.com Jadi Komisioner KPID Sumbar 2026-2029, Ini Profilnya
-
Bijak Berbelanja Jelang Hari Raya, Ini Tips Belanja Hemat dengan Promo BRI