SuaraSumbar.id - Berita viral yang menjadi topik hangat komunitas dunia maya ini tergolong keji. Sebab, seorang transpuan atau waria bernama Lisa di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dibunuh secara sadis oleh lelaki berinisial R.
Transpuan berusia 49 tahun itu berkali-kali dipukul memakai martil oleh R pada hari Sabtu (30/4) akhir pekan lalu.
Karena tak kunjung padam nyawa, lelaki berusia 31 tahun itu lantas merobek dada pemilik salon kecantikan itu dan meremas jantungnya.
"Karena pelaku ingin korban cepat mati (sehingga merobek dada serta meremas jantungnya)," kata Kanit Satu Pidum Polres Minahasa Aipda Endro Purnomo, Senin (2/5/2022).
Baca Juga: Tabrakan Beruntun! Agus Tabrak Ibu Kandungnya saat Mudik hingga Tewas
Mengutip SuaraSulsel.id, pria berinisial R, warga Desa Passo Jaga IV, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, merupakan kekasih korban. Bekerja sebagai asisten korban di salon.
Kejadian itu bermula saat pelaku dan korban baru pulang dari Desa Passo, Kecamatan Kakas Barat, untuk mendekorasi pesta pernikahan.
Keduanya tiba di salon pada pukul 23.30 Wita. Saat itu, pelaku pergi ke Kota Tomohon yang bersebelahan dengan Tondano. Sementara korban tidur di kamar.
Pelaku membeli obat batuk sebanyak 4 dos seharga Rp250 ribu.
Kapolres Minahasa AKBP Tommy Souissa melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Edi Susanto kepada BeritaManado.com mengatakan, pelaku meminum obat batuk dalam dosis banyak.
Baca Juga: 4 Fakta Pembunuhan Waria di Minahasa, Pemilik Salon Dibunuh Kekasih Karena Cemburu?
Sekitar pukul 05.30 Wita pelaku menuju ke dapur untuk mengambil martil yang berada di lemari dapur. Dipakai untuk memukul bagian kepala korban.
Berita Terkait
-
Mengenal Paniki, Kuliner Ekstrem Khas Minahasa yang Masuk Daftar Makanan Terburuk Dunia
-
Menyaksikan Keindahan Danau Linow, Spot Healing Tipis-Tipis di Tomohon
-
Mongol Stres dan Dedikasinya untuk Sulawesi Utara, dari Bansos hingga Pembangunan Daerah
-
Tanda Bahaya! Pemain Keturunan Minahasa Gagal Bela Timnas Indonesia vs Jepang, Pertahanan STY Rapuh?
-
Kisah Pilu Bahasa Ponosakan: Dari Bahasa Daerah Menuju Bahasa yang Hilang
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Padang-Jakarta Tembus Rp 10 Jutaan, ke Malaysia Hanya Rp 1,4 Juta
-
8 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Pasaman Barat Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, 3 Tewas!
-
Langkah Hebat Desa Wunut, Bagi-Bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warga
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI