- Sinkhole di Situjuah Batua, Limapuluh Kota, hanya berisi air jernih tanpa ikan.
- Tim ahli minta warga tak percaya informasi tanpa bukti.
- Warga tetap berdatangan mengambil air dari lokasi sinkhole.
SuaraSumbar.id - Fenomena sinkhole di Situjuah Batua di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), terus menyedot perhatian publik.
Lubang besar yang muncul di kawasan pertanian milik warga itu ramai dikunjungi masyarakat, meski hasil penelusuran di lapangan memastikan tidak ada ikan maupun hewan hidup di dalamnya.
Lubang amblesan yang dikenal sebagai sinkhole Situjuah Batua tersebut hanya berisi air jernih yang berasal dari aliran sungai bawah tanah.
Informasi ini disampaikan langsung oleh warga yang mendatangi lokasi, setelah beredar berbagai narasi di media sosial yang menyebut adanya ikan hingga hewan misterius di dalam lubang tersebut.
“Ngak ada, nggak ada ikan atau hewan apapun di sana. Cuma lubang yang berisi air sungai bawah tanah saja,” kata salah seorang warga yang berkunjung ke lokasi sinkhole, Sabtu (10/1/2026).
Kesaksian warga ini sekaligus meluruskan kabar yang beredar luas di dunia maya. Sejak fenomena sinkhole Situjuah Batua muncul, media sosial dipenuhi unggahan foto dan video yang memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, tim ahli dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengkajian.
Tim ahli meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum memiliki dasar ilmiah.
Hal itu disampaikan oleh Taufik Wirabuana di sela-sela peninjauan fenomena sinkhole Situjuah Batua di Kabupaten Limapuluh Kota.
“Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya,” kata Taufik.
Imbauan tersebut disampaikan karena hingga kini masih banyak warga yang datang dan mengambil air dari lubang sinkhole dengan keyakinan tertentu. Warga dilaporkan berdatangan dari berbagai daerah di Sumatera, bahkan dari luar provinsi.
Air di dalam sinkhole Situjuah Batua terlihat jernih dengan warna kebiruan. Sejumlah warga mengambil air tersebut menggunakan jerigen, kemasan air mineral, hingga kantong plastik.
Untuk menghindari kerumunan di bibir lubang, warga setempat berinisiatif mengalirkan air dari sinkhole ke lokasi yang lebih jauh dari tepi amblesan.
Fenomena alam ini terjadi secara misterius pada 4 Januari 2026. Lubang amblesan tersebut memiliki diameter sekitar 20 meter dengan kedalaman kurang lebih 15 meter dan berada tepat di lahan pertanian warga Jorong Tepi.
Hingga kini, sinkhole Situjuah Batua masih menjadi bahan diskusi luas di media sosial dan terus menarik perhatian masyarakat yang ingin melihat langsung fenomena alam tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
-
Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan
-
Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD
-
Bus Alisman Kecelakaan di Padang, 8 Orang Terluka
-
Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP
-
Kebakaran Hanguskan 15 Toko di Pasar Kayu Tanam Padang Pariaman
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi