SuaraSumbar.id - Seorang perempuan melakukan sosial eksperimen memakai busana seksi dan lewat di tengah-tengah keramaian. Diduga, hal itu dilakukan di Bali.
Sosial eksperimen tersebut diunggah oleh pengguna TikTok Astridd73, dan mendapat banyak komentar.
Hingga artikel ini dipublikasikan, Kamis (28/4/2022), video sosial eksperimen tersebut disukai sedikitnya 646 ribu warganet dan dikomentari 4.138 orang.
"Sosial eksperimen yuk, kita lihat ekspresi orang-orang sekitar," demikian keterangan video tersebut.
Dalam video berdurasi 20 detik tersebut, tampak seorang perempuan memakai atasan tanktop dan celana jins ketat.
Perempuan itu melintasi area makan di suatu tempat. Alhasil, banyak ekspresi orang-orang yang melihat perempuan tersebut.
"Ngakak yang lagi makan di samping ada istrinya," kata seorang pengguna TikTok mengomentari video itu.
"Menurut saya wajar sih mbaknya kalau dilihat sekilas. Karena lewat dekat banget orang itu. Kayak hal alamiah manusia mungkin ya. Yang tak wajar ditatap lama," kata @efxxx.
"Salpok bapak-bapak ada bininya, matanya tajem amat," kata akun @aprixxx.
Baca Juga: Viral Video Pemudik Angkut Motor Sampai Atap Mobil Penuh, Netizen: Itu Mah Pindahan
Ada pula warganet yang justru memuji perempuan tersebut. "Kalau aku di situ, aku juga ngeliatin mbaknya terus, karena cakep banget."
Lawan Catcalling
Catcalling adalah kasus kekerasan seksual yang terjadi di sekitar kita, yang mana korban dari fenomena ini didominasi oleh perempuan.
Bayangkan, kamu sedang berjalan di suatu tempat, tiba-tiba kamu melewati segerombolan cowok dan mereka mulai memanggil-manggil kamu atau meneriaki beberapa hal.
Teriakan bisa bermacam-macam, mulai dari meminta kamu menengok dan melihat ke arah mereka, meminta kamu tersenyum untuk mereka, bertanya kamu hendak kemana, bertanya apakah kamu ingin ditemani, meminta berkenalan, dan lain lain.
Apakah hal ini tidak asing? Rasanya hampir setiap perempuan pernah mengalami situasi semacam ini. Inilah yang disebut dengan catcalling.
Bentuknya macam-macam, bisa siulan, panggilan, dan komentar yang bersifat seksual atau tak diinginkan dari lelaki kepada perempuan yang lewat. Secara lebih luas, street harassment adalah bentuk pelecehan seksual yang dilakukan di tempat publik.
Berita Terkait
-
Viral Video Pemudik Angkut Motor Sampai Atap Mobil Penuh, Netizen: Itu Mah Pindahan
-
Bapak Kos Ungkap Perasaan Cinta, Perempuan Ini Sampai Risi Berkali-kali Diganggu
-
Setelah Viral, Begini Nasib Pengamen Gondrong yang Ditantang Bapak-bapak Nyanyi 150 Lagu
-
Gara-gara Petunjuk Jalan Kurang Jelas, Emak-emak Kesasar di Flyover Cikampek, Netizen: Ganjil Genap Aturan Meresahkan
-
Video Viral Petugas Kebersihan Hotel Bengong Lihat Kondisi Kamar, Publik: Fix Habis Hardcore
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Harimau Sumatera Muncul di Pemukiman Warga Agam Awal 2026, BKSDA Pasang Kamera Jebak
-
Tebing Ngarai Sianok Bukittinggi Longsor Usai Bencana Sumbar, Sawah Warga Terkikis dan Wisata Lesu!
-
Megawati Utus Ribka Tjiptaning Pimpin Relawan Kesehatan PDIP ke Sumatera, Kirim Dokter dan Perawat
-
Pemprov Sumbar Jamin Kebutuhan Korban Bencana di Huntara, Bantuan Bulanan Disiapkan
-
Alex Indra Lukman Usul Badan Khusus Tangani Bencana Hidrometeorologi Sumatera, Ini Alasannya