SuaraSumbar.id - Bulan Ramadhan selalu disebut sebagai bulan penuh berkah, sehingga banyak orang yang berlomba-lomba berbuat kebaikan, termasuk membagikan takjil gratis.
Takjil adalah kudapan yang dimakan sesaat setelah berbuka puasa. Biasanya berupa makanan manis seperti kolak pisang, sop buah, es campur, bubur, dan lain sebagainya.
Penganan takjil tak hanya ada di Indonesia, tapi juga di negeri jiran seperti Malaysia. Namun, di sana, ada saja orang yang tampak tak menyukai seseorang lain membagikan takjil gratis.
Misalnya, seperti yang dialami seorang warga Malaysia pemilik restoran ini. Dia dan saudaranya hendak membagikan bubur kacang hijau dan ketan hitam sebagai takjil gratis kepada pengunjung.
Namun, saat hendak dibagikan, mereka terkejut karena dalam tong tempat bubur itu ada yang menaruh dua sendal bekas. Alhasil, mereka urung membagikan takjil gratis.
Hal tersebut menjadi perhatian publik tak hanya di Malaysia tapi juga di Indonesia, setelah videonya viral di media-media sosial.
"Setiap 2 atau tiga hari, saya dan saudara perempuanku membuat satu tong bubur kacang atau bubur pulut hitam untuk sedekah ke setiap pengunjung yang datang," tulis akun Instagram @ashhryyyyy, Minggu (17/4/2022).
Dia mengatakan, bubur itu disiapkan dari tempatnya di Tanjung Sedeli dan dibawa ke restoran mereka di Bandar Johor.
Namun, setelah tong bubur itu dibuka di restoran, mereka mendapati ada dua sendal butut di dalamnya.
Baca Juga: Terkendala Masalah Pemain, Pelatih Timnas Malaysia U-23 Ungkap Target di SEA Games 2021
"Tidak tahu siapa yang berbuat seperti ini. Tidak apa-apa, mungkin bukan rezeki hari ini, mudah-mudahan di hari lain."
Dia menuliskan, dirinya dan saudara perempuannya bersepakat tidak membagikan bubur yang sudah terkontaminasi tersebut.
"Bisa saja saya diam-diam membagikan bubur itu. Tapi itu bukan pilihan kami."
Akun itu segera dibanjiri komentar bernada simpati dari komunitas online Malaysia maupun Indonesia.
"Allahuakbar, sayangnya bubur kacang itu. Semoga Allah menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik," kata akun @hasyidxxx.
"Allahuakbar. Buruknya perangai. Semoga yang melakukannya mendapat kifarah yang setimpal," kata akun @yaniexxx.
Akun @hanisxxx menyarankan kakak-beradik itu melihat rekaman CCTV, karena bisa jadi ada anak-anak berbuat iseng.
"Ada anak-anak main ke situ? Coba lihat CCTV siapa yang berbuat seperti itu."
"Jauh-jauh dibawa agar bisa didapat yang memerlukan," kata akun @cikim bersimpati.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Terkendala Masalah Pemain, Pelatih Timnas Malaysia U-23 Ungkap Target di SEA Games 2021
-
Youtuber Malaysia Pukuli sang Kekasih hingga Tewas Gegara Cemburu
-
Viral Video 3 WNA Timur Tengah dan Mobilnya Kena Amuk Massa, karena Tabrak dan Seret Pemotor
-
Viral Video Pemulung Tua Peluk dan Cium Kucing, Publik: Meongnya Lebih Dengar Keluhan si Bapak Ketimbang Pemerintah
-
Pemuda Ini Jadi Sorotan saat Daftar Jadi Anggota Polri, Tingginya seperti Raksasa
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Kebakaran Hebat Dekat Stasiun Lambuang Bukittinggi, 3 Warung Ludes
-
Revans Membara Jelang Semen Padang FC vs Arema FC, Sama-sama Berebut Angka!
-
CEK FAKTA: Pemerintah Tarik Gas LPG 3 Kg Mulai Ramadhan 2026, Benarkah?
-
Pelabuhan Teluk Tapang Dapat Kucuran Dana Rp 83 Miliar, Investor Sawit Berebut Lahan di Sumbar