SuaraSumbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 62 aktivitas gempa susulan hingga Minggu (27/2/2022) pukul 06.00 WIB. Hal ini pasca gempa yang terjadi pada Jumat (25/2) pagi.
Tercatat ada 6 kali gempa yang dirasakan dan rata-rata minimal magnitudo 1,4 hingga maksimal magnitudo 5.
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi mengatakan, dalam satu atau dua hari kedepan gempa susulan masih berpotensi terjadi di Pasaman Barat.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjauh bangunan yang mudah runtuh l, tebing maupun lereng karena masih berpotensi gempa susulan.
Diimbau juga tetap waspada dengan cara mitigasi yang tepat serta tetap tenang dan jangan terpengaruhi isu yang tidak benar.
Sumatera Barat diguncang gempa bumi yang berpusat di Pasaman Barat. Kekuatan gempa juga dirasakan hingga Pekanbaru dan negara tetangga Malaysia.
Gempa bumi pertama terjadi dengan kekuatan 5,2 magnitudo, kemudian disusul gempa dengan skala besar 6,1 Magnitudo. [covesia.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Tips Menyimpan Cabai Agar Tidak Cepat Busuk
-
Tip Memilih Sepatu Lari untuk Mengikuti Maraton
-
Libur Panjang 1-3 Mei 2026, KAI Sumbar Siapkan 23 Ribu Kursi Kereta Api Lokal
-
Menteri Pariwisata Dorong Perpanjangan Runway Bandara di Mentawai
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar