SuaraSumbar.id - PKS menjadikan Sumatera bagian utara menjadi salah satu lumbung suara di Pemilu 2024. PKS menargetkan perolehan suara 15 persen secara nasional.
"Saya berharap provinsi yang ada di Sumatera bagian utara bisa berkontribusi lebih guna mensubsidi perolehan suara di daerah lain yang kurang dari 15 persen," kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu, melansir Antara, Senin (22/2/2022).
Ia mengatakan, Sumatera bagian utara merupakan daerah yang potensial bagi PKS karena para kader yang ada tidak hanya menduduki kursi pimpinan DPRD. Namun juga ada yang menjadi kepala daerah di provinsi maupun kabupaten dan kota.
"Total anggota DPRD di sini ada 252 orang, ini luar biasa, ini berbeda dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang masih belum optimal mendapatkan kursi," katanya.
Saat ini berdasarkan survei dari beberapa lembaga survei elektabilitas PKS disebut berada pada angka 5 sampai 9 persen.
"Ini berbeda dengan lima tahun lalu yang berdasarkan hasil survei elektabilitas PKS hanya tiga persen, dan mudah-mudahan ini bukan hasil akhir karena ada faktor pengali antara dua sampai tiga kali sehingga PKS bisa meraup 15 persen," katanya.
Ia mengingatkan kepada semua pejabat publik PKS baik anggota DPRD maupun eksekutif bisa menjalankan amanah sebaik mungkin.
"Bagi yang berada di DPRD mari berjuang merumuskan legislasi yang memberi manfaat banyak bagi masyarakat," jelasnya.
Kemudian mengalokasikan anggaran yang berpihak kepada rakyat sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat.
Baca Juga: Suharso Monoarfa Ungkap 4 Tantangan yang Bakal Dihadapi Indonesia
"Dalam hal ini saya mengapresiasi Gubernur Sumbar, Mahyeldi selaku kader PKS yang mengalokasikan anggaran sektor pertanian hingga 10 persen dari APBD," ujarnya.
Ia menilai politik anggaran seperti ini akan meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan petani.
Dirinya mengingatkan anggota DPRD fokus menjalankan fungsi pengawasan, punya inovasi tinggi dan kreativitas yang terus meningkat.
Berita Terkait
-
PKS Berharap PAN Legowo Serahkan Kursi Wakil Wali Kota Padang
-
Jual Beli Tanah Wajib Lampirkan Kartu BPJS Kesehatan, Mardani PKS: Niat Baik Dengan Cara Yang Buruk
-
Politikus PPP Sebut Menteri Bisa Rangkap Kepala IKN, Politikus PKS: akan Jadi Contoh Buruk
-
Anggota KPU-Bawaslu Resmi Ditetapkan, PKS: Jangan Ada Lagi Wacana Presiden Tiga Periode
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
5 Lipstik Glossy Tahan Lama, Kilau Mewah dan Harga Terjangkau
-
7 Lipstik Merah Favorit, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
Kunci Jawaban PKN Kelas 9 Halaman 128, Bahas Pelestarian Bahasa Ibu di Perkotaan
-
Pemerintah Kebut Sumur Bor di Masjid Sumbar Jelang Ramadhan, Ini Alasannya
-
CEK FAKTA: Viral Jokowi Berdoa di Kuil Hindu Tirumala India, Benarkah?