SuaraSumbar.id - Tiga pekan usai ditertibkan Satpol PP Padang, Sumatera Barat (Sumbar), puluhan pedagang di Jembatan Siti Nurbaya Padang, menggelar aksi demonstrasi, Senin (7/2/2022). Mereka menuntut agar pemerintah kembali mengizinkan para pedagang berjualan seperti biasa.
Para pedagang itu berkumpul di atas jembatan Siti Nurbaya seraya menyoraki ketidakadilan pemerintah terhadap mereka.
"Setelah di usir, kami tidak lagi punya penghasilan. Berdagang adalah mata pencaharian kami selama ini," kata seorang pedagang, Dede.
Menurutnya, penggusuran karena mengganggu ketertiban, kemudian dipindahkan ke tempat yang tidak layak, sehingga berpengaruh kepada penghasilan yang tidak seberapa.
"Tidak masalah jika dipindahkan. Tetapi ke tempat mudah di akses pembeli dan tidak sempit," katanya lagi.
Lagi pula, kata Dede, Jembatan Siti Nurbaya ramai karena adanya pedagang jagung. Jika tidak, bisa dikatakan tidak ada pengunjung yang datang.
"Orang datang ke sini (Jembatan Siti Nurbaya) hanya untuk membeli jagung. Semenjak kami di usir, jembatan menjadi sepi," ucapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari perwakilan Pemko Padang. Sementara itu, petugas Satpol PP tampak berjaga di lokasi unjuk rasa.
Kontributor : B Rahmat
Baca Juga: 97 Orang Warga Sumbar Positif Covid-19, Mayoritas di Padang
Berita Terkait
-
Indehoi di Kamar Kos, 29 Orang Muda-mudi Ditangkap Satpol PP Padang
-
Ngamuk Lapaknya Dipindahkan Satpol PP Padang, PKL Siram Petugas Pakai Minyak Goreng Panas
-
Pedagang Penimbun Minyak Goreng di Padang Siap-siap Disanksi, Harga Minyak Goreng Resmi Rp 11.500 per Liter
-
Viral Video Wanita Maling Tas Jemaah Masjid Al Hakim Padang, Ternyata Sudah 5 Kali Beraksi
-
Penemuan Mayat Pria Membusuk Gegerkan Warga Padang, Diduga Sudah Meninggal 3 Hari
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia