Pernah suatu kali di Desember 2021, kata Agus, mobil doble gardan yang ditumpanginya bersama petugas vaksinasi terperosok di jalan beraspal tanah menuju Nagari Sumiso. Alhasil, semua petugas turun dari mobil dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki sekitar setengah jam di bawah guyuran hujan.
"Berkubang lumpur malam-malam itu sudah bagian dari rutinitas kami dalam melakukan vaksinasi di Tigo Lurah karena hal itu selalu terjadi saat hujan. Dan, pulangnya selalu dini hari," katanya.
Paling tidak, penyuntikan vaksin selepas magrib itu selesai sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Atas dasar itu juga, setiap vaksinasi ke malam hari, Agus dan rekan-rekan Bhabinkantibmas menginap di nagari-nagari tersebut.
Setiap selesai menyelenggarakan vaksinasi malam hari, petugas kepolisian di Tigo Lurah juga diwajibkan memberikan laporan kepada atasannya di Polres Solok Arosuka melalui telepon seluler atau pesan WhatsApp. Itu pun tidak mudah. Mereka harus naik dulu ke puncak bukit yang bisa menjangkau sinyal seluler.
"Di Nagari Garabak Data, kalau kami laporan tengah malam harus naik bukit dulu yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari lokasi vaksinasi. Sebab selain akses jalannya yang masih buruk, sinyal di sana juga tidak ada, apalagi untuk laporan via WhatsApp," katanya.
Perjuangan itu juga diceritakan Bhabinkantibmas Nagari Sumiso Brigadir Polisi Satri Mairial. Menurutnya, semua jalan di menuju pemukiman warga di nagari tersebut belum tersentuh aspal. Kondisi itu pula yang membuat lambatnya proses percepatan vaksinasi.
"Jarak tempuh dari rumah warga ke lokasi vaksin itu jauh. Kalau hujan, sudah dipastikan kami dan petugas lainnya berkubang lumpur," katanya.
Menurut anggota Polri yang sudah 10 tahun bertugas di Nagari Sumiso itu, pelaksanaan vaksinasi malam hari di Tigo Lurah, kerap dilakukan di Sumiso dan Garabak Data. Sebab, dari 5 nagari, dua nagari tersebut yang medannya berat.
"Kalau data wajib vaksinasi di nagari ini saja mencapai sekitar 1.500 jiwa. Itu belum semuanya tervaksin. Kendalanya soal waktu dan keadaan jarak yang jauh," katanya.
Baca Juga: LKAAM Sumbar Janji Telusuri Buku Pembelajaran Bernarasi Suku Minangkabau Beragama Katolik
Satri mengatakan, masyarakat di Nagari Sumiso rata-rata sudah mau divaksin. Salah satu cara menumbuhkan kesadaran itu adalah dengan berbaur dekat dengan warga. "Sosialisasi tidak bisa formal dan terpusat. Kami harus menemui warga selepas magrib saat duduk-duduk di kedai. Sambil bercerita, kami berikan pemahaman pelan-pelan. Tak jarang juga sosialiasi selepas di masjid dan musala dan itu juga malam hari. Alhamdulillah kini kesadaran vaksin itu meningkat jauh," katanya.
Berita Terkait
-
PT KAI Datangkan 12 Unit Kereta Baru untuk Perkuat KA Pariaman Ekspres
-
Kulineran di Pariaman? Ini 4 Kuliner Andalan yang Harus Dicicipi!
-
Melihat Proses Evakuasi Harimau Sumatera Pemakan Ternak di Agam
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, 8 Maret 2025
-
Mudik Lebaran Gratis 2025 ke Sumbar Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran