SuaraSumbar.id - Polisi akhirnya mengantongi identitas pelaku pembakar tempat karaoke Double O di Kota Sorong, Papua Barat, yang menewaskan 17 orang.
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, pihaknya memeriksa sebanyak 20 orang saksi dalam insiden nahas tersebut, termasuk pengelola dan karyawan karaoke.
Hasil pemeriksaan awal, pengelola dan karyawan karaoke telah diperoleh nama-nama panggung 17 korban meninggal dunia terbakar karena terjebak dalam karaoke.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai pelaku pembakaran karaoke Double O. Sebab, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti.
Namun nama-nama pelaku sudah dikantongi dan masih mengumpulkan bukti-bukti kuat untuk proses penetapan tersangka.
"Untuk sekarang kita menciptakan situasi Kota Sorong kondusif dulu sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang," ujarnya.
Dikatakan bahwa guna penanganan pidana terhadap ratusan orang massa yang berada di lokasi bentrok hingga membakar gedung karaoke Double O, pihak kepolisian harus teliti.
"Kami akan melihat peranan orang per orang sebagai apa dalam insiden tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi," katanya.
Ia menambahkan bahwa keterangan saksi terhadap peran itulah yang mendasari untuk mengungkap peran para pelaku apakah mereka turut serta membakar atau hanya menonton, atau juga melakukan provokator sehingga terjadi pembakaran. (Antara)
Berita Terkait
-
Renggut Nyawa Dancer, LC Karaoke, hingga Personel Band, Daftar 17 Korban Tewas Terpanggang Kasus Bentrok Maut di Sorong
-
17 Orang Tewas Terbakar di Tempat Karaoke, Polres Sorong Kota EvakPertikaian dua kelompok warga di Kota Sorouasi Jenazah
-
19 Orang Meninggal: Siapa Aktor Intelektual di Balik Pembakaran Tempat Karaoke Double O Sorong
-
Ngeri! Belasan Orang Meninggal di Dalam Tempat Karaoke yang Dibakar Massa Bertikai di Sorong
-
Tewaskan 19 Orang, Polri Selidiki Aktor Intelektual Penyebab Bentrokan di Sorong
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu
-
Rp 1 Triliun per Tahun Putaran Uang Hasil Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Toko Emas Ikut Disorot
-
4 Makanan Bantu Turunkan Kolesterol Jahat Secara Alami
-
Masyarakat Diingatkan Akan Bahaya Pencampuran Jeroan-Daging untuk Kesehatan