SuaraSumbar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan mencapai angka vaksinasi Covid-19 sebanyak 80 persen, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.
"Aktivitas masyarakat diprediksi akan meningkat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru yang berpotensi kepada peningkatan kasus, sehingga kita harus mempercepat vaksinasi," kata Kepala Bidang (Kabid) Kesmas dan P3 Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Fatma Nelly, Kamis (2/12/2021).
Ia mengatakan, sampai Rabu (1/12/2021), capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Payakumbuh sudah 72,34 persen dan dosis kedua 46,04 persen.
Menurutnya, Pemkot Payakumbuh akan menindaklanjuti pekerjaan dengan mengejar target capaian 80 persen dan tidak hanya diam saja dengan telah mencapai 70 persen.
"Strategi bersama dengan POLRI-TNI dan Pemkot akan menggelar Sumbar Sadar Vaksin setiap hari Sabtu hingga akhir Desember 2021. Ditambah kita juga melaksanakan vaksinasi stasioner dan door to door ke sekolah, rumah warga, dan puskesmas dengan vaksinator 16 dari puskesmas, dua dari rumah sakit, dan tiga dari klinik Polres Payakumbuh," ujarnya.
Meski begitu, Pemkot Payakumbuh juga tidak akan melepaskan kebijakan untuk meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan termasuk aturan yang mengatur kegiatan kerumunan.
"Mari kita sukseskan vaksinasi ini, dosis kedua sama pentingnya dengan dosis pertama, beriringan menjadi tujuan utama kita dalam membentengi diri dari bahaya paparan COVID-19," katanya.
Untuk itu, dia menghimbau kepada masyarakat agar menyegerakan mengikuti vaksin terlebih Pemkot Payakumbuh juga telah menyediakan aplikasi untuk mendaftar vaksinasi berbasis web di vaksinasi.payakumbuhkota.go.id.
"Mari, kita capai herd immunity sehingga kita semua bisa kuat melawan Covid-19, tetap jaga protokol kesehatan meski sudah divaksin, vaksin aman dan halal," ujarnya.
Baca Juga: Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi mengatakan suksesnya vaksinasi tidak terlepas dari peran dan sinergi yang Pemkot Payakumbuh bersama Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Moch. Denny Nurcahyono, Kajari Payakumbuh Suwarsono, Ketua PN Kurniawan Widjonarko dan unsur Forkopimda lainnya.
Riza juga apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran ASN terkhusus untuk lurah dan camat yang berjibaku di lapangan mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk dapat divaksin.
"Tentunya apresiasi yang sangat besar kepada tenaga medis dan dinas kesehatan yang rela bekerja siang malam meninggalkan keluarga di rumah demi tugas negara. Mereka telah membuktikan dedikasinya dalam bekerja, buktinya capaian vaksinasi yang bisa digenjot hanya dalam beberapa minggu," ungkapnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Anak Usia 6-11 Tahun Sudah Bisa Divaksinasi Covid-19, Ini Jenis Vaksin yang Akan Digunakan
-
Menkes: Indonesia Dipuji Amerika Karena Vaksinasi Hingga 2,3 Juta Per Hari
-
Studi Tunjukkan Bukti Vaksin Covid-19 Efektif Cegah Infeksi Ulang Lebih Parah
-
Warga yang Divaksinasi Covid-19 Awal Tahun Diperkirakan Mulai Alami Penurunan Imunitas
-
Hits Health: Zodiak Terbanyak yang Sudah Divaksinasi, Ivan Gunawan Diet Ketat
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang