SuaraSumbar.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, mengimbau agar warganya tidak mengikuti kegiatan Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212.
Rencananya, Reuni Akbar PA 212 akan digelar di DKI Jakarta pada 2 Desember 2021 mendatang.
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini meminta warganya untuk menahan diri tidak mengikuti aksi atau acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan besar, mengingat Pandemi Covid-19 belum benar-benar usai.
“Sebaiknya menahan diri, kan covid belum surut, belum selesai. Semua kegiatan yang berpotensi mengundang massa besar itu ada potensi pelanggaran protokol kesehatan karena dinamika di lapangan,” katanya, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Jumat (26/11/2021).
Menurut Kang Emil, masyarakat harus mengikuti imbauan pemerintah pusat agar mengurangi kegiatan yang mengundang banyak orang.
“Saran saya, (ikuti) arahan pemerintah mengurangi kegiatan-kegiatan yang sifatnya massal. Termasuk kegiatan 212,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Anak Kembar Siam di Garut Dapat Bantuan Kursi Roda
-
Promosikan Potensi Ekonomi Jabar, Ridwan Kamil Bakal Zoom Meeting dengan Pengusaha Ukraina
-
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Ingin Buka Kafe di Ukraina, Namanya Jabarano
-
Upah Minimum 2022 Tak Sesuai Ekspektasi, Ridwan Kamil Ajak Buruh Lakukan Ini
-
Dear Warga Jabar, Kamu Diminta untuk Tak Piknik Jauh dari Rumah Akhir Tahun Ini
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen