SuaraSumbar.id - Tujuh dari delapan orang korban longsor di Korong Tanah Taban, Nagari Pasia Laweh Lubuk Aluang, Kecamatan Lubuk Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan seorang korban lainnya menderita luka parah.
"Evakuasi korban telah selesai dilakukan, sekarang membersihkan material longsor dengan alat berat untuk membuka jalan dan evakuasi harta benda korban," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Rudy Repenaldi, Kamis (30/9/2021).
Bencana alam menerjang Nagari Pasia Laweh Lubuk Aluang pada Rabu (29/9/2021) malam. Sedikitnya, tujuh unit rumah direndam banjir. Kemudian, satu unit rumah diterjang longsor hingga menelan korban jiwa.
Total korban tewas akibat bencana di Padang Pariaman mencapaai 8 orang. Satu orang korban tertimpa pohon tumbang di kawasan makam Syekh Burhanuddin, Ulakan Tapakis. Sedangkan tujuh lainnya merupakan satu keluarga yang tertimbun longsor di Nagari Pasia Laweh.
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padang Pariaman bersama pihak terkait juga sedang melakukan evakuasi korban banjir di Kampung Galapung Kecamatan Ulakan Tapakis.
Bencana yang dipicu hujan deras tidak saja menimbulkan korban jiwa. Sejumlah rumah warga di berbagai wilayah Padang Pariaman juga direndam banjir dan diterjang longsor.
Longsor lainnya terjadi di Korong Batu Basa, Nagari III Koto Aua Malintang, Kecamatan IV Koto Aua Malintang yang mengakibatkan tertimbunnya badan jalan provinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Agam.
Kemudian di Korong Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2 x 11 Anam Lingkuang sehingga pohon tumbang dan menimpa badan jalan nasional Padang-Bukittinggi.
Selanjutnya di Korong Rimbo Kalam sebanyak tiga titik di Nagari Anduriang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam yang menimbun jalan yang menghubungkan Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam dengan Kecamatan Lubuk Aluang sehingga arus jalan terganggu.
Baca Juga: Kisah Warga Sumbar Dipaksa Jadi Simpatisan PKI Demi Bertahan Hidup dan Akhirnya Dihabisi
Selain itu, Padang Pariaman juga diterjang banjir bandang di Nagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai, Nagari Tandikek, Kecamatan VII Koto Patamuan.
Banjir juga terjadi di dua Nagari di Kecamatan Nan Sabaris, Nagari Campago Kecamatan V Koto, Nagari Lubuk Aluang, Kecamatan Lubuk Aluang, sejumlah nagari di Kecamatan Batang Anai, Nagari Toboh Gadang Selatan di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, dan sejumlah Nagari di Kecamatan Ulakan Tapakis.
Pohon tumbang juga terjadi di sejumlah kecamatan di Padang Pariaman yakni di Kecamatan Batang Anai, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kecamatan Sungai Limau, dan Kecamatan VII Koto. (ANTARA)
Berita Terkait
-
15 Rumah di Padang Pariaman Diterjang Banjir, Pagar Sekolah PAUD Roboh
-
Ma'ruf Amin Jadi Nama Pantai di Pariaman, Putra Wapres Bilang Begini
-
Pohon Tumbang di Makam Syekh Burhanuddin Pariaman Timpa 4 Jamaah Tarekat, 1 Meninggal
-
Pompa PDAM Padang Meledak Disambar Petir, Pasokan Air ke Sejumlah Wilayah Berkurang
-
Seorang Warga Padang Pariaman Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP
-
Kebakaran Hanguskan 15 Toko di Pasar Kayu Tanam Padang Pariaman
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial