"Gue inget betul, nonton acara itu sama keluarga...acara yang dipandu sama Om Koes Hendratmo. Eh ternyata pas aku dah gede, anaknya si Om, mba Bonita, jadi sahabat baikku," tutur Nia Samantha.
Sahabat dari putri Koes Hendratmo ini juga memuji sosok Koes Hendratmo yang dianggap mirip dengan sang ayah.
"Dulu pas aku kecil, lihat si Om ngebatin.. gagah banget, penuh wibawa seperti bapakku," ucapnya.
Kini sosoknya hanya bisa dikenang orang-orang yang mengenal dan juga mencintai sang seniman. Salah satunya penyanyi David Bayu.
Vokalis band Naif itu mengunggah momen kebersamaan dengan Koes Hendratmo. Pelukan hangat serta senyuman terpancar dari pelantun Wanita Wanita itu.
"Ini adalah awal dan akhir perjumpaan saya dgn Om Koes Hendratmo selamat jalan Om," cuit David Bayu di Twitter.
Itulah profil Koes Hendratmo yang dikenal sebagai legenda acara Berpacu Dalam Melodi. Selamat jalan Koes Hendratmo.
Berita Terkait
-
Meninggal Dunia di Usia 78 Tahun, Ini Profil Koes Hendratmo Presenter Berpacu Dalam Melodi
-
Koes Hendratmo Meninggal Dunia, Helmy Yahya: We Miss You, Legend!
-
Profil Koes Hendratmo, Legenda Kuis Musik Indonesia, Meninggal Dunia Hari Ini
-
Inalillahi! Penyanyi Legendaris Koes Hendratmo Meninggal Dunia, David: Selamat Jalan Om
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen