SuaraSumbar.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat mendorong pemerintah provinsi itu melakukan "refocusing" anggaran untuk penanganan pandemi COVID-19 di daerah itu dalam APBD Perubahan 2020.
Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan hingga delapan bulan berjalan pada 2021, penyelenggaraan pemerintah masih diliputi permasalahan penanganan COVID-19 dengan segala dampaknya.
"Hal ini masih menjadi agenda utama dalam penyelenggaraan pemerintah daerah," kata dia dalam rapat paripurna penyampaian nota pengantar rancangan KUPA-PPAS perubahan 2021 di Padang, Kamis (2/9/2021) dikutip dari ANTARA.
Sejumlah permasalahan yang perlu ditangani, antara lain pembayaran insentif tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan pasien COVID-19, pembayaran biaya isolasi mandiri untuk masyarakat yang terpapar virus, dan dukungan anggaran untuk Laboratorium Universitas Andalas yang belum dialokasikan di APBD 2021.
"Untuk menyikapi kebutuhan anggaran dan penanganan COVID-19 pemda telah melakukan 'refocusing' anggaran pada Mei 2021 serta melakukan penyesuaian nomenklatur kegiatan yang penyelesaiannya harus dituangkan dalam APBD perubahan," kata dia.
Ia mengatakan kebutuhan anggaran penanganan COVID-19, baik di bidang kesehatan maupun ekonomi, perlu menjadi perhatian di APBD Perubahan 2021.
"Kami ingatkan kepada pemerintah daerah bahwa agenda utama dalam penanganan COVID-19 dan perbaikan ekonomi khususnya di sektor UMKM jangan sampai terganggu dan dapat menyebabkan kondisi daerah menjadi lebih sulit," kata dia.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan saat ini situasi masih pandemi COVID-19 sehingga menjadi tantangan tersendiri karena kondisi ekonomi yang sulit.
"Dalam APBD perubahan nanti ada beberapa hal yang harus kita bayarkan sementara pendapatan daerah menurun sehingga terjadi kekurangan. Ini yang coba kita sikapi secara bersama," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Terbesar Se-Indonesia, Refocusing Anggaran Penanganan COVID-19 di DKI Capai Rp 1,4 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai