SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy meluncurkan buku 100 hari kerja mereka pada Minggu (6/6/20210) di Auditorium Gubernuran.
Aksi peluncuran buku tersebut ternyata menuai kritikan tajam dari politisi PDIP, Albert Indra Lukman. Dia menyebut bahwa peluncuran buku tersebut kurang tepat, apa lagi dilakukan dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda.
“Saya rasa kurang tepat dilakukan (peluncuran buku 100 hari kerja), belum ada pencapaian, masih dalam tahap pemetaan. Apalagi dalam kondisi saat sekarang (pandemi Covid-19), jadi kurang tepat,” ujar Albert kepada Covesia.com - jaringan Suara.com, Senin (7/6/2021).
Anggota DPRD Sumbar itu menyinggung soal RPJMD 2021-2026 yang disebut Gubernur Sumbar sebagai pencapaian 100 hari kerjanya.
“Saya belum baca isi dari buku tersebut, namun soal RPJMD itu kan baru masuk, baru dibahas, belum ada indikatornya. Yang mau dilauncing itu apa! Jadi menurut saya tidak perlu sampai melauncing buku,” terangnya.
Albert juga menyinggung soal kedatangan Menteri ke Sumbar selama 100 hari kerja Gubernur Sumbar. Menurutnya, kedatangan menteri itu bisa dikatakan sebagai pencapaian kinerja gubernur dan wakil gubernur Sumbar.
“Kurang tepat dikatakan suatu pencapain, investor baru bisa. Karena di zaman Bapak Irwan Prayitno, Sumbar minim investasi,” sebut Albert.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Jawaban Politisi PDIP Diberi Pertanyaan TWK Pegawai KPK Pilih Pancasila atau Al Quran
-
Dewi Tanjung ke Fadli Zon: Selamat Positif Covid-19 Jangan Lupa Isolasi
-
Mahyeldi Minta Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19 Sumbar Diusut Tuntas
-
Penanganan Banjir Tapan Pesisir Selatan Butuh Rp 1,2 Triliun
-
Perantau Urung Pulang Kampung, Gubernur Sumbar Bersyukur
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia