SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyebut biaya penanganan banjir di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, mencapai Rp 1,2 triliun. Banjir yang kerap terjadi itu dipicu meluapnya Sungai Batang Tapan.
"Secara keseluruhan biaya normalisasi dan penguatan tebing Sungai Batang Tapan mencapai Rp 1,2 triliun," kata Mahyeldi saat berkunjung ke lokasi tersebut, Sabtu (29/5/2021).
Menurutnya, tahun 2020 Pemprov Sumbar bersama Kabupaten Pesisir Selatan akan mengusulkan sebesar Rp 500 miliar dari total kebutuhan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun.
Mahyeldi mengatakan, ada tiga tahapan yang akan dilakukan, pertama penanganan sementara dengan memasang bronjong dan geobag atau arung pasir sepanjang 300 meter.
"Pemasangan bronjong dan geobag segera dimulai minggu depan," katanya.
Tahap kedua, pemerintah provisinsi akan mengalokasi anggaran Rp 15 miliar guna melanjutkan pemasangan tanggul pada 2022.
Sementara dalam jangka panjang pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan melakukan perencanaan pelaksanaan normalisasi dan perkuatan tebing Sungai Batang Tapan.
Selain menerima berbagai masukan dari masyarakat, ia juga meninjau bagian hulu sungai, lokasi tebing sungai yang jebol akibat banjir dan SMKN1 Rahul Tapan.
Dalam kunjungan itu ia juga menyerahkan bantuan logistik tanggap berupa perlengkapan bayi, selimut, paket makanan lauk pauk, masker, dan bantuan logistik lainnya. (Antara)
Baca Juga: Terjatuh di Jembatan Ambruk, Warga Pesisir Selatan Pingsan dan Patah Tulang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik
-
Kasus HIV di Pekanbaru Melonjak Tajam, Dinkes Riau Ungkap Fakta dan Pemicu Utamanya
-
Kecelakaan Truk Batu Bara di Jalur Sitinjau Lauik, Sopir Terluka Usai Banting Setir ke Selokan
-
Erupsi Gunung Marapi Minggu Pagi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, Status Masih Waspada
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos