SuaraSumbar.id - Seekor buaya berukuran besar muncul di pinggir aliran sungai kawasan Jorong Ujung Labung, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
“Kemarin pagi ada warga yang melaporkan melihat buaya yang berukuran cukup besar, sebelumnya juga ada laporan yang sama, di lokasi setempat,” kata Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanjung Mutiara, Weri Ikhwan membenarkan kepada Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (4/5/2021).
Menurut Weri Ikhwan, Kemunculan reptil buas tersebut tidak jauh dari jalan raya dan pemukiman warga. Hal itu cukup membuat khawatir masyarakat yang tinggal dekat dengan lokasi penampakan buaya.
“Kami sudah menghimbau warga untuk berhati-hati, jika melihat ada buaya segera melapor ke pemerintah nagari atau kecamatan serta jangan mengganggu buaya,” katanya.
Pihaknya sendiri juga telah melaporkannya kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam guna penanganan lebih lanjut.
“Dari keterangan BKSDA, lokasi kemunculan buaya tersebut merupakan habitatnya, diharapkan tidak mengganggu. Guna mengantisipasi adanya konflik satwa dengan manusia, kita akan memasang spanduk himbauan untuk tidak mendekati lokasi,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet