SuaraSumbar.id - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Barat memohon bantuan agar Polda Sumbar bisa mencari dan menangkap kembali 8 orang narapidana yang kabur dari Lapas Kelas II B, Muaro Labuah, Kabupaten Solok Selatan, Kamis (29/4/2021).
Kepala Kemenkumham Sumbar, R. Andika Dwi Prasetya bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang, Era Wiharto menemui Kapolda Sumbar. Mereka meminta bantuan agar para napi kabur segera diciduk.
Tak hanya permohonan penangkapan kembali para napi, kunjungan juga bertujuan terkait dengan koordinasi, kolaborasi dan sinergitas antar Aparatur Penegak Hukum.
"Semoga pimpinan Polda Sumbar beserta jajaran dapat membantu untuk melakukan pelacakan, pencarian dan penangkapan kembali narapidana bersama Satuan Tugas Operasi Patroli Kepatuhan Internal (Satops Patnal) yang saat ini tengah melakukan pencarian," katanya.
Senada dengan Kakanwil, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang, Era Wiharto mengharapkan dengan ada koordinasi dengan Polda Sumbar, semoga ada dampak positif bagi lapas padang.
"Lapas Padang sebagai lapas yang berada di ibukota provinsi dengan isi lebih kurang 900 orang WBP, rawan akan ancaman terjadinya gangguan kamtibnas," katanya.
Sebelumnya, polisi masih melacak keberadaan 8 orang narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Muaro Labuah, Solok Selatan, Sumatera Barat, saat salat tarawih, Kamis (29/4/2021) malam.
Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto memberikan ultimatum keras kepada para napi yang kabur untuk segera menyerahkan diri.
"Sebaiknya delapan narapidana yang kabur segera menyerahkan diri sebelum kami mengambil tindakan tegas," katanya, dikutip dari Antara, Senin (3/5/2021).
Baca Juga: Keras! Ini Ultimatum Kapolres Solok Selatan untuk 8 Narapidana Kabur
Pihaknya masih terus memburu tempat persembunyian para napi, termasuk termasuk rumah keluarganya masing-masing.
Kontributor : B Rahmat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan