SuaraSumbar.id - Pemerintah pusat telah menetapkan larangan mudik Lebaran 2021 terhitung sejak tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Bahkan, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan pengetatan perjalanan mulai H-14 sebelum dan H+7 setelah larangan mudik.
Pemerintah juga mengeluarkan kebijakan terkait wilayah aglomerasi, di mana warga diperbolehkan melakukan mudik lokal.
“Sama dengan pusat. Kita kan NKRI, gak boleh mudik,” ungkap Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Sabtu (24/4/2021).
Sedangkan untuk mudik lokal di Sumbar sendiri, Audy belum bisa menjawab.
“Yang sudah pasti kalau dari Jawa sudah ke-blok tuh di pelabuhan, begitu juga bandara, kita akan bicarakan lebih lanjut di strateginya,” jelasnya.
Menurut Audy, Sumbar fokus mencegah pergerakan yang masuk dari luar.
"Untuk mudik lokal belum bisa dijawab sekarang. Kita harus duduk dengan TNI Polri, kita akan adakan rapat koordinasi hari Senin depan,” katanya.
Berita Terkait
-
Jelang Mudik Lebaran, Pusat Perdagangan Jadi Potensi Keramaian di Kota Solo
-
Gubernur Riau Resmi Larang Warga Mudik Lokal 6-17 Mei
-
Situasi Buruk, Wagub Sumbar Minta Sekolah Tutup dan Tunda Pesantren Ramadan
-
Warga Sumbar Kirim 1,5 Ton Rendang untuk Korban Bencana di NTT
-
Termasuk Aglomerasi, Warga Balikpapan Boleh Mudik ke Daerah Ini Saja
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 5 Pilihan Sepatu Skechers Tanpa Tali untuk Jalan Jauh, Harga Mulai Rp500 Ribu
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
5 Ciri-Ciri Anak Terpapar Ekstremisme Lewat Komunitas True Crime Community, Ini Penjelasan Densus 88
-
BNPB Dorong Percepatan Peralihan Huntara ke Huntap Pascabencana Sumbar, Ini Alasannya
-
933 Kasus Gigitan Rabies Tanah Datar Selama 2025, Hewan Peliharaan Jadi Sorotan
-
Huntara Korban Bencana Sumbar Dikebut Rampung Jelang Ramadhan, Agam Prioritas Utama
-
50 Alat Berat Dikebut Normalisasi Sungai di Sumbar, Cegah Banjir Susulan!