SuaraSumbar.id - Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, turun gunung memberantas peredaran minuman keras (miras) selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah.
Wali Kota bersama Satpol PP Bukittinggi, Sumatera Barat, merazia sejumlah lokasi-lokasi yang dicurigai tetap eksis berjualan miras di bulan Ramadhan di kawasan Pasar Bawah pada Kamis (15/4/2021) malam.
"Kita menyisir tempat-tempat yang diduga kuat menyediakan miras. Saat Ramadhan ini, kita tidak menginginkan adanya gangguan yang bisa merusak ibadah Ramadhan,” kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Jumat (16/4/2021).
Dalam razia mendadak itu, petugas menemukan sejumlah miras jenis tuak di beberapa lokasi. Tuak-tuak tersebut disimpan dalam teko plastik dan jeriken.
Menurut Erman, semua barang bukti tuak tersebut disita petugas Satpol PP Bukittinggi. Dia juga memperingatkan pemilik warung atau lokasi-lokasi penjual tuak agar tidak mengulangi ulah serupa. Jika melanggar juga, Pemkot Bukittinggi tak segan-segan memberikan sanksi tegas.
Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar memberikan himbauan agar masyarakat Kota Bukittinggi tidak menggelar aktivitas yang dilarang ajaran Islam selama bulan suci Ramadhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Fenomena Sinkhole Limapuluh Kota Perlu Kajian Tim Geolistrik, Pantau Kondisi di Bawah Permukaan!
-
Dua Dugaan Penyebab Sinkhole di Sawah Limapuluh Kota versi IAGI, Dari Batu Kapur hingga Erosi Pipa
-
Pelaku Penganiaya Nenek yang Tolak Tambang Ilegal di Pasaman Ditangkap, Ini Kata Wagub Sumbar
-
Wali Kota Marah Pasar BTC Bukittinggi Bermasalah, Bulan Depan Dipagar Semua!
-
Tinggalkan Daerah Sumber Longsor Maninjau, 54 Warga Mengungsi di Pinggir Kelok 44 Agam