SuaraSumbar.id - Seorang residivis kasus penyalahgunaan narkoba tewas usai ditembak jajaran Polres Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Tersangka berinisial E (32) itu terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas karena berupaya kabur saat diciduk.
Informasinya, penangkapan tersangka E ini berbarengan dengan empat pelaku penyalahgunaan narkoba lainnya. Komplotan itu diduga satu jaringan.
“Satu dari lima tersangka berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap, sehingga terpaksa ditembak setelah diberikan tembakan peringatan tiga kali," kata Waka Polres Limapuluh Kota, Kompol Russirwan, dikutip dari Antara, Rabu (14/4/2021).
"Tapi tersangka E akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUD Adnaan WD Payakumbuh," sambungnya lagi.
Dia menceritakan kronologis penangkapan lima tersangka penyalahgunaan narkoba itu. Awalnya, Satres Narkoba Polres Limapuluh Kota membekuk tersangka RF (20) dan AL (20) di Jorong Talang, Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka. Dari tangan kedua tersangka ini, polisi menyita 1 paket kecil ganja.
Setelah itu, jajaran Satres Narkoba Polres Limapuluh Kota juga berhasil menangkap JM (21) dan LD (20) dengan barang bukti sabu-sabu.
Setelah dikembangkan, asal barang haram di tangan empat pelaku yang ditangkap itu mengarah ke tersangka E. Polisi pun mengejar keberadaan residivis yang juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Payakumbuh, Polres Limapuluh Kota dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh itu.
Saat akan diciduk, tersangka E sedang berada di lantai dua kediamannya. Curiga akan diringkus, E pun berupaya kabur dengan cara melompat.
"Kami memberikan tiga kali tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Dia akhirnya diberi tindakan terukur dan tersangka ditembak," sambung Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh Kota, AKP Hendri Has.
Baca Juga: Soal Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, Ini Permintaan Warga Limapuluh Kota
Menurut AKP Hendri, ketika petugas medis RSUD Adnan WD Payakumbuh memberikan pertolongan, ditemukan kotak permen berisi sekitar 35 paket sabu.
Sayangnya, nyawa tersangka tidak terselamatkan. Dia meninggal dunia pada Selasa (13/4/2021) siang setelah mendapatkan pertolongan medis. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian