SuaraSumbar.id - Pembangunan jembatan layang Sitinjau Laut di Kota Padang, Sumatera Barat, yang masuk proyek prioritas nasional ditarget rampung 2024. Sedangkan pengerjaannya direncanakan dimulai tahun 2022.
Hal itu dinyatakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, ketika meninjau kawasan Sitinjau Laut di Kota Padang, Sumbar, Kamis (8/4/2021).
Menurut Suharso, jembatan layang Sitinjau Laut yang merupakan jalur Lintas Sumatera itu akan dibangun dengan anggaran mencapai Rp 1,28 triliun.
"Pembangunan jembatan layang Sitinjau Laut masuk dalam RPJM Nasional dari 35 proyek nasional besar yang ada di beberapa daerah Indonesia," katanya, dilansir Antara.
Menurutnya, proyek jembatan layang Sitinjau Laut memang perlu diprioritaskan. Sebab, jalannya strategis dan ini juga untuk memastikan keselamatan berlalu lintas lantaran curamnya lokasi di Sitinjau.
"Manajemen keselamatan transportasi itu diatur Bappenas," katanya lagi.
Ketum PPP itu menyebutkan, studi kelayakan tentang jembatan layang Sitinjau Laut itu sudah dilakukan sejak tahun 2012.
"Saya berharap agak cepat dilakukan, tahun depan peletakan batu pertama dan 2024 sudah selesai," bebernya.
Jalur Sitinjau Laut yang merupakan jalan nasional menghubungkan Kota Padang dengan Solok. Jalur ini dikenal sebagai "jalur maut".
Baca Juga: Truntum Padang, Nama Baru Hotel Grand Inna Padang
Tanjakan yang terbilang ekstrem, turunan tajam, tikungan maut, jurang yang menganga di sisi jalan hingga ancaman longsor dari perbukitan menjadi tantangan yang harus ditaklukan pengemudi.
Tak sedikit sopir yang ciut nyalinya saat harus menjajal tanjakan dengan kemiringan hingga 45 derajat. Lebih-lebih di Panorama 1. (Antara)
Berita Terkait
-
Jembatan Layang Sitinjau Laut di Sumbar Masuk Proyek Strategis Nasional
-
Buaya Berenang di Pantai Torpedo Agam, Pengunjung Heboh
-
Puasa Senin Depan, Awal Ramadan Tarekat Naqsabandiyah di Sumbar 12 April
-
Soal Pembangunan IKN, Pengamat Tata Kota Yakin Tidak Dimulai Tahun Ini
-
Optimis Bekerja Tanpa Wakil, Wali Kota Padang: Nggak Masalah, Ada Sekda
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
7 Khasiat Konsumsi Air Kunyit yang Perlu Diketahui, dari Imunitas hingga Jantung
-
Tips Efektif untuk Cegah Campak pada Bayi Belum Divaksin
-
Pemerintah Tanggung Pajak Tiket Pesawat Ekonomi Selama 60 Hari
-
Pemilih Dharmasraya Capai 174 Ribu, KPU Buka Ruang Tanggapan Masyarakat
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar