SuaraSumbar.id - Tim Densus 88 Mabes Polri dikabarkan menggeledah salah satu rumah di Bukittinggi pada Jumat (19/3/2021). Rumah tersebut diduga tempat pergerakan terorisme.
Rumah itu berada di kawasan Tangah Sawah, Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Proses penggeledahan disaksikan RT, RW dan masyarakat setempat.
Menurut keterangan Syafril yang ikut menyaksikan pengeledahan pada Jumat sore, polisi menyita sejumlah barang-barang dari dalam rumah yang diduga adanya pergerakan terorisme.
“Yang disita banyak. Ada kotak-kotak amal, buku-buku, majalah-majalah, kwitansi, uang dalam jumlah banyak, sal, rompi, jaket, buku tabungan dan banyak lagi,” katanya kepada Covesia.com - jaringan Suara.com, Sabtu (20/3/2021).
Menurutnya, proses pengeledahan berlangsung sekitar 4 jam, termasuk meminta keterangan dari dua mahasiswa yang menumpang tinggal di rumah itu.
Menurut keterangan warga sekitar, penghuni rumah itu merupakan warga pendatang yang baru saja mengontrak sekitar 5 bulan.
Melalui dua orang mahasiswa itulah, pengontrak menyuruh untuk menjaga rumah kontrakannya tersebut.
Berita Terkait
-
22 Terduga Teroris Jawa Timur Tiba di Jakarta
-
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Tanjung Balai
-
Tiba di Jakarta, 22 Terduga Teroris Jatim Dibawa ke Rutan Cikeas Bogor
-
22 Terduga Teroris Jatim Tiba di Jakarta, Kaki Dirantai dan Mata Ditutup
-
Pelaku Penusuk Pria di Kota Bukittinggi Diduga Gangguan Jiwa
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz