Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Sabtu, 20 Maret 2021 | 08:20 WIB
Pengerjaan Tol Padang-Pekanbaru di Seksi I Padang Pariaman-Sicincin. [Suara.com/B.Rahmat]

Di sisi lain, dari pantauan SuaraSumbar.id, hingga Sabtu (13/3/2021), pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru seksi I Padang-Sicincin memang masih berlangsung. Sejumlah alat berat dan pekerja terus tampak mengebut pengerjaan jalan tersebut.

Dari kilometer nol yang berada di Jalan Bypass Padang-Padang Pariaman menuju Sicincin, sekitar 2,9 kilometer jalur tol sedang menuju penyempurnaan. Sedangkan di kilometer berikutnya, sebagiannya sudah dalam proses pengerasan.

Di bagian lain, sejumlah pekerja tampak melakukan perbaikan tanah dasar dengan Metode Full Displacement Columns (FDC) atau mengganti tanah dengan kualitas bagus. Sebab, jalur tol ini berada di kawasan persawahan.

Manajer Pembangunan dan Pelaksanaan PT Hutama Karya (HK) Seksi Padang-Sicincin, Berlin A Tampubolon mengatakan, hingga Maret 2021, pembangunan tol seksi I sepanjang 36,6 kilometer telah mencapai 37,98 persen.

Baca Juga: Ditantang DPRD Selesaikan Tol Padang-Pekanbaru, Wagub Sumbar: Harus Bersama

"Target seksi I ini tergantung pada pembebasan lahan. Seandainya pembebasan lahan selesai sesuai target di 2021, maka jalur ini bisa beroperasi di akhir Desember 2022," katanya.

Dia menyebutkan, baru sekitar 7 kilometer lahan berstatus bebas dari 36,6 kilometer panjang lahan tol di seksi I itu. Selain masalah lahan, hambatan di seksi I ini juga terkendala teknis pengerjaan di atas tanah lunak.

"Tanah lunak cukup bervariasi. Tentu metode penanganannya juga berbeda dan harus memilih penanganan yang efisien," katanya.

Untuk diketahui, panjang Tol Padang-Pekanbaru mencapai 254 kilometer lebih. Pengerjaan dimulai dari Sumbar dan dari daerah Riau. Jika tol ini rampung, Sumbar-Riau bisa ditempuh dalam waktu 3,5 jam.

Kontributor : B Rahmat

Baca Juga: Polemik Tol Padang-Pekanbaru, DPRD Sumbar Segera Panggil Gubernur Mahyeldi

Load More