Selama ini, kata Budi, dari Sumbar ke Riau menghabiskan waktu sekitar 8 jam lebih dengan menggunakan mobil pribadi. Sedangkan dengan jasa angkutan bus bisa tembus 10 jam dan bahkan lebih.
"Kalau Tol Padang-Pekanbaru selesai, kemungkinan jarak tempuh ke Riau itu hanya sekitar 3 jam lebih sedikit. Kecepatan ini tentu mempercepat pergerakan ekonomi juga," katanya.
Kendaraan pribadi maupun angkutan umum diyakini akan memilih jalan tol. Dengan begitu, dia mengimbau agar pelaku usaha transportasi jasa bus untuk berbenah. Sebab, dengan jarak tempuh yang singkat, tentu tarif pun disesuaikan.
"Tarif tergantung kebutuhan nanti. Penyedia jasa transportasi meski berbenah, harus memberikan pelayanan dan service yang baik," katanya.
Organda juga melihat keberadaan jalan tol juga berpeluang untuk datangnya investor dari luar daerah ke Sumbar. Hal tersebut tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha di Sumbar.
"Kemungkinan besar, investor luar akan masuk ke Sumbar apabila kita tidak sanggup memenuhi kebutuhan ini. Contohnya sektor transportasi akan berkembang pesat, karena akan masuk investor luar. Jika kita tidak berbenah, maka akan tergilas dengan kemajuan," katanya.
Penguatan Ekonomi, Kebut Tol Padang-Pekanbaru
Pakar ekonomi Unand, Syafruddin Karimi menyebut bahwa pemerintah provinsi Sumbar bertanggung jawab mengintegrasikan perencanaan daerah-daerah atau kabupaten dan kota yang dilewati jalur tol. Sebab, kehadiran tol harus menjadi penguatan ekonomi masyarakat.
"Jalan tol untuk kepentingan perbaikan dan penguatan ekonomi rakyat, bukan ekonomi rakyat untuk kepentingan jalan tol," katanya.
Baca Juga: Ditantang DPRD Selesaikan Tol Padang-Pekanbaru, Wagub Sumbar: Harus Bersama
Pemerintah juga mesti memberikan perhatian dan pertimbangan atas potensi kerugian yang dialami masyarakat terdampak proyek pembangunan tol. Dengan kata lain, ekonomi masyarakat yang lahannya dilintasi tol harus lebih baik juga pasca kehadiran jalan tol.
"Kalkulasi ganti rugi dan relokasi harus menguntungkan masyarakat terdampak. Ini pertimbangan lazim dan standar dipraktekan dalam pembangunan mega proyek," tuturnya.
Menurutnya, jalan tol dibangun untuk menggerakkan ekonomi rakyat dan tentunya harus melibatkan partisipasi masyarakat, terutama yang lahannya terdampak proyek Tol Padang-Pekanbaru.
Sementara itu, Ketua Organda Sumbar, Sengaja Budi Syukur berharap Tol Padang-Pekanbaru segera rampung. Sebab, potensi ekonomi tidak hanya dirasakan oleh pemakai jalan tol, namun juga masyarakat yang kelak berada di exit toll atau pintu keluar jalur tol.
Budi Syukur menyebut daerah-daerah pintu keluar tol Padang-Pekanbaru akan tumbuh dan berkembang pesat. Seperti exit tol ke Bukittinggi, Payakumbuh, Bangkinang dan sebagainya.
"Exit toll akan hidup semuanya. Banyak potensi ekonomi lain yang juga akan berkembang," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Ingin Segera Dipulangkan, Tim Indonesia Berharap Bantuan Presiden Jokowi
-
SBY Dukung Jokowi Gelar ASEAN HLM untuk Isu Myanmar
-
Bukan Puan Moeldoko ataupun Jokowi Prabowo, Rocky Malah Pilih Paslon Ini
-
Presiden Jokowi Soroti Perlakuan BWF ke Atlet Indonesia di All England
-
Dua Warga Sumut Tewas Tersambar Petir di Dharmasraya
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
ISPA Tembus 601.396 Kasus di Sumbar, Kota Padang Tertinggi
-
Kualitas Udara di Padang Kembali Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada
-
Menuju 131 Tahun, BRI Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Rakyat dan Memajukan Negeri
-
BRI Dorong Investasi Asing Perkuat Industri & Ekonomi Indonesia Lewat Layanan Perbankan Terintegrasi
-
Diduga Rem Blong, Truk Semen Hilang Kendali di Jalan Lintas Solok-Padang hingga Tabrak Rumah Warga