Politisi Gerindra itu menceritakan awal kejadian tersebut. Saat itu, dia pulang dari arah Ujung Gading bersama keluarga. Lantas, saat melintas di lokasi kejadian, mobilnya berpapasan dengan truk bermuatan sawit dari arah berlawanan.
Akibat kejadian itu, sopir Ketua DPRD terpaksa menghindar dengan cara membanting stir hingga mobil terperosok masuk ke dalam parit sisi jalan.
"Truk ini kami elakkan karena ditanjakan hendak mendahului mobil yang ada di depannya," katanya.
"Mobil kami terpaksa didorong. Usai mobil keluar, kita kejar truk itu. Bukan saya yang menanyai awal, tapi ajudan dan sopir," sambungnya.
Setelah kejadian itu, kata Parizal, pihaknya saling bermaaf-maafkan dengan sopir truk dan itu disaksikan banyak orang.
"Beratus orang menyaksikan. Makanya saya heran, kenapa tiba-tiba saya dibilang menampar sampai berdarah. Itu tidak ada," tegasnya.
"Saya juga kenal siapa ayahnya sopir ini dan saya pun menitipkan salam agar menyampaikan ke ayahnya karena ayahnya kawan saya," sambungnya lagi.
Begitu juga soal tudingan penodongan menggunakan senpi. Dia mengaku tak tahu menahu soal itu.
"Saya tidak tau kapan ada penodongan. Saya bingung. Pistol apa?. Boleh ditanya ke masyarakat setempat, sebab banyak menyaksikan waktu itu," katanya.
Baca Juga: Alasan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat Ogah Beli Mobil Dinas Baru
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus