- Polres Pesisir Selatan mengamankan pria berinisial M terkait dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi.
- Polisi menyita empat drum, 12 jeriken, 23 karung, dan plastik bening.
- Solar diduga dikumpulkan di Lengayang untuk dijual kembali ke Jambi.
SuaraSumbar.id - Jajaran Polres Pesisir Selatan mengungkap dugaan penyalahgunaan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kecamatan Lengayang, Sumatera Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial M (53) beserta sejumlah barang bukti.
Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Ricky Ricardo, mengatakan pengungkapan kasus dilakukan pada Kamis (22/10/2026) di Kampung Rangeh, Nagari Kambang Barat.
“Ya, Opsnal Polres Pesisir Selatan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku M umur 53 tahun. Dengan sejumlah barang bukti berhasil ditemukan,” katanya, Jumat (23/10/2026).
Ricky menjelaskan, kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai sebuah mobil pikap yang diduga mengangkut solar dari wilayah Kambang, untuk dibawa ke Jambi.
Menindaklanjuti informasi itu, tim operasional Polres Pesisir Selatan melakukan patroli di wilayah tersebut. Sekitar pukul 23.15 WIB, petugas melihat mobil Daihatsu Grand Max berwarna hitam yang dicurigai mengangkut solar di Jalan Raya Koto Raya.
Saat hendak dihentikan, pengemudi mobil tersebut tidak mengindahkan petugas dan justru memutar arah kembali ke Kambang. Kendaraan itu bahkan disebut hampir mencelakai personel kepolisian beserta mobil operasional yang digunakan dalam pengejaran.
Mobil tersebut kemudian berbelok ke jalan di Kampung Tampunik. Ketika berada di Kampung Rangeh, kendaraan itu tidak lagi terpantau oleh petugas. Tim kepolisian selanjutnya melakukan pencarian di kawasan permukiman untuk mengetahui keberadaan kendaraan tersebut.
Pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) bersama tim operasional menerima informasi dari Kapolsek Lengayang mengenai temuan tumpukan karung dan wadah berbahan gabus yang diduga berisi BBM di Kampung Kayu Kalek, Kecamatan Lengayang.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui pemilik BBM tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi bahwa BBM itu diduga milik M, warga Kampung Pasar Gompong, Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang.
Menurut Ricky, solar tersebut dikemas menggunakan plastik dan karung pupuk subsidi berwarna putih. Setiap karung diperkirakan berisi sekitar 60 liter solar, kemudian dimasukkan ke dalam wadah berbahan gabus atau busa berwarna putih.
"Selain mengamankan terduga pelaku, kita juga menyita sejumlah barang bukti, yakni empat drum plastik berukuran besar berwarna biru, 12 jeriken, 23 lembar karung pupuk subsidi berwarna putih berkapasitas 50 kilogram, serta satu lembar plastik bening," katanya.
Ricky mengungkapkan, solar tersebut diduga dikumpulkan oleh pelaku di wilayah Kecamatan Lengayang untuk kemudian dijual kembali kepada seseorang yang dikenal dengan panggilan Among, yang beralamat di Perentak, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Bungo, Jambi.
“Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tersebut dikumpulkan oleh pelaku di wilayah Lengayang untuk dijual kembali kepada seseorang panggilan Among yang beralamat di Perentak, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Bungo, Jambi,” katanya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
BBM B50 Diduga Diselundupkan di Perairan Tanjung Emas
-
Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50
-
Krisis Pendangkalan Sungai Kapuas, Pemerintah Akali Jalur Distribusi BBM di Kalbar
-
Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali
-
Soal Antrean BBM di Riau, Anggota DPR Desak Ada Solusi Konkret
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus
-
Yakin Fundamental Bisnis Tetap Kuat, BRI Lanjutkan Buyback Saham Tahap II
-
Nasib Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Belum Jelas, Desak Kepastian Gaji dan Kontrak
-
Penertiban Pasar Raya Berujung Ricuh, DPRD Padang Minta Pemko Evaluasi