SuaraSumbar.id - Partai Amanat Nasional (PAN) belum membahas tentang posisi Wakil Wali Kota Padang yang akan mengalami kekosongan setelah Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dilantik menjadi Gubernur Sumatera Barat.
Seperti diketahui, pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldi telah ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar terpilih. Rencananya, mereka akan dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Kamis (25/2/2021).
"Belum bahas soal Wakil Wali Kota. Sekarang saya kan masih Wakil Wali Kota dan fokus bekerja menuntaskan janji politik Mahyeldi-Hendri Septa 2019-2024," kata Ketua DPD PAN Padang, Hendri Septa, dikutip dari Antara, Rabu (24/2/2021).
Menurut Wawako Padang itu, panjang proses tahapan penetapan siapa yang akan mengisi kursi Wawako Padang. Mulai dari tingkat kota hingga ke pusat.
"Biarkan Gubernur Sumbar terpilih dilantik dulu dan serahkan mekanismenya pada aturan yang berlaku," katanya.
Ketika ditanyakan apakah Hendri punya nama tertentu yang akan mendampinginya yang otomatis akan menjadi Wali Kota Padang, Hendri Septa bahkan menjawab terserah saja.
"Saat ditanya Buya Mahyeldi, siapa Hen?. Saya serahkan saja, silakan Buya," katanya.
"Ada banyak pekerjaan menanti di 2021 ini terutama pemulihan pasca Covid-19 dan menjadikan Kota Padang lebih baik," sambungnya.
Hendri Septa menyadari, saat Pilkada Padang 2019, warga memilih Mahyeldi-Hendri Septa karena program kerja yang mereka canangkan bersama.
Baca Juga: Heboh Penemuan Granat di Kota Padang, Awalnya Dikira Bola Tolak Peluru
"Ini kewajiban yang harus saya tuntaskan. Paling penting, semuanya berjalan," katanya.
Saat ini, sosok pengganti Hendri Septa di jabatan Wawako Padang masih menjadi perbincangan. Dengan naiknya Ketua DPD PAN Kota Padang itu menjadi Wali Kota, posisi wakilnya tentu akan ditempati politisi PKS. Sebab Mahyeldi dan Hendri Septa diusung oleh PKS dan PAN.
Ketua Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Sumbar, Muharlion membocorkan sejumlah nama yang akan menempati posisi Wawako Padang.
"Ada enam kader yang telah kami usulkan ke pusat untuk Wakil Wali Kota Padang," kata Muharlion kepada SuaraSumbar.id, Rabu (24/2/2021).
Dari 6 orang kader itu, salah satunya adalah Muharlion. Sedangkan 5 orang lainya; Irsyad Safar, Rahmat Saleh, Muhidi, Mulyadi Muslim dan Irfan Aulia (kader PKS Pusat).
"Nama kader tersebut diajukan seminggu yang lalu. Dari enam kader itu, kemungkinan mengerucut menjadi tiga orang. Tapi kita masih menunggu proses dari pusat," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Terpilih Kurang 4 Tahun
-
Brangkas Koperasi di Padang Disikat Maling, Ratusan Juta Raib
-
PKS: Pansus Jiwasraya Beri Kepastian untuk 5,2 Juta Nasabah
-
Popularitas Prabowo-Sandi Tinggi, Mardani: Emak-emak Pendukung Masih Kecewa
-
Bisnis Tanaman Hias di Padang Mulai Sepi Peminat
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
CEK FAKTA: Penumpang Rekam Video Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Pesawat Raksasa Rusia Bawa Bantuan ke Aceh, Benarkah?
-
Rutan Padang Gagalkan Penyelundupan Gawai, Disembunyikan Pengunjung Wanita di Pakaian Dalam
-
Hambatan Logistik Ancam Ekonomi Daerah, Pelindo Teluk Bayur Didesak Revitalisasi Alat Bongkar Muat
-
WEF 2026 Jadi Panggung BRI Dorong Akselerasi Bisnis Fintech Nasional