SuaraSumbar.id - Sepanjang tahun 2020, Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menangani sebanyak 17 kasus pencabulan.
Dari 17 kasus asusila itu, 11 di antaranya berada di Kabupaten Agam. Namun, wilayah hukumnya masuk e ranah Polres Bukittinggi.
"Kasus pencabulan di wilayah Agam Timur lebih mendominasi. Sementara yang dari Bukittinggi hanya 6 kasus," kata Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution kepada Covesia.com - jaringan Suara.com, Senin (15/2/2021).
Para tersangka kasus pencabulan tersebut rata-rata di atas usia 35 tahun. Sedangkan usia korban, mayoritas di bawah umur 12 tahun alias masih bocah.
"Motif kejahatannya banyak. Ada yang dengan pengancaman, dijanjikan untuk dinikahi hingga tidak dapat menahan hawa nafsu," katanya.
Semua kasus itu, kata AKP Chairul Amri Nasution telah dituntaskan di 2020. Para pelaku dijerat pasal pemerkosaan dan perlindungan anak di bawah umur.
Di sisi lain, awal tahun 2021, Polres Bukittinggi sedang menangani 2 kasus dugaan pencabulan. Pihaknya berharap kasus asusila menurun di Bukittinggi tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
Terkini
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia
-
Alek Nagari Berpadu Teknologi, Pacuan Kuda Payakumbuh Tembus Standar Nasional