SuaraSumbar.id - Polda Sumatera Barat (Sumbar) membubarkan sebanyak 1.489 kali kerumunan massa. Angka tersebut tercatat selama akhir pekan pada Sabtu-Minggu (30-31/1/2021).
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, kerumunan yang dibubarakan merupakan kegiatan yang melanggar protokol kesehatan.
"Ini untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 di Sumbar," kata Satake dikutip dari Antara, Senin (1/2/2021).
Pada hari Sabtu (30/1/2021), pihaknya membubarkan 588 kali. Paling banyak dibubarkan jajaran Polres Payakumbuh, yakni 300 kali. Kemudian, Polresta Padang sebanyak 138 kali.
Di hari Minggu (31/1/2021), pihaknya membubarkan 601 kali kerumunan. Lagi-lagi kasus ini didominasi di Payakumbuh dan Kota Padang.
Selain membubarkan kerumunan, pihaknya juga memberikan teguran kepada masyarakat yang masih abai dalam menerapkan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan dan tidak menjaga jarak aman.
"Sudah 9.747 kali teguran kami berikan pada masyarakat sepanjang hari Sabtu dan Minggu itu," bebernya.
"Kita terus berupaya agar masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan agar tidak terkena virus," sambungnya. (Antara)
Baca Juga: Polisi Penembak DPO Judi Solok Selatan Tersangka, Masuk Sel Polda Sumbar
Berita Terkait
-
Kisruh Nonmuslim Berjilbab di SMKN 2 Padang, Gubernur Sumbar: Sudah Selesai
-
Tolak Tol Padang-Pekanbaru, Warga 50 Kota Bongkar Dugaan Maladministrasi
-
2.412 Orang di Sumbar Sudah Disuntik Vaksin Sinovac, Ini Kendala Vaksinasi
-
Polda Sumbar Selidiki Kasus DPO Judi Ditembak Mati di Solok Selatan
-
Persekutuan Gereja Nilai Ada Pihak yang 'Menggoreng' Isu Jilbab di Sumbar
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Fakta Sinkhole di Situjuah Batua Limapuluh Kota: Air Jernih Tanpa Ikan, Warga Ramai Berdatangan!
-
Siapa Ressa Rizky Rossano? Gugat Denada Miliaran Rupiah, Ngaku Anak Kandung yang Ditelantarkan
-
7 Lipstik Terbaik Usia 50-an, Rahasia Bibir Tetap Lembap dan Tampak Muda!
-
2 Kali Pemakaman Massal di Agam, 26 Korban Bencana Hidrometeorologi Dikubur di Lubuk Basung
-
Izin BPR Suliki Gunung Mas Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah