- Kementerian PU membangun 100 Sekolah Rakyat Tahap II di 32 provinsi untuk menampung 122.000 siswa.
- Proyek infrastruktur pendidikan tersebut menyerap 97.000 tenaga kerja lokal demi menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar lokasi.
- Fasilitas terpadu ini ditargetkan memperluas akses belajar layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera Indonesia.
Penyediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang memadai, sehingga siswa bisa mengikuti kegiatan belajar sekaligus memperoleh dukungan tempat tinggal dan fasilitas penunjang lainnya.
Setelah pembangunan Tahap II, Kementerian PU berencana melanjutkan program Sekolah Rakyat Tahap III di 100 lokasi baru.
Pada tahap berikutnya, setiap sekolah direncanakan memiliki kapasitas lebih dari 2.000 siswa. Desain bangunan juga akan disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan masing-masing wilayah, termasuk kemungkinan peningkatan jumlah lantai dari dua menjadi empat lantai.
Melalui program ini, Kementerian PU menargetkan pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat di dua sektor sekaligus, yakni memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja.
Program tersebut juga dikaitkan dengan Sasaran Utama PU 608, yang mencakup target pengentasan kemiskinan hingga nol persen serta dorongan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen.