Sumbar Dorong Hilirisasi Gambir, Mahyeldi Ungkap Potensi Besar Komoditas Ekspor

Pemprov Sumbar mendorong hilirisasi gambir agar komoditas unggulan daerah itu memiliki nilai tambah lebih besar di pasar domestik maupun internasional.

Riki Chandra
Sabtu, 13 September 2025 | 17:43 WIB
Sumbar Dorong Hilirisasi Gambir, Mahyeldi Ungkap Potensi Besar Komoditas Ekspor
Ilustrasi gambir. Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Sumbar dorong hilirisasi gambir untuk tingkatkan nilai tambah ekspor.
  • Mahyeldi ajukan usulan ke Kementan agar petani gambir terlindungi.
  • Unand berhasil olah tanaman gambir jadi tinta Pemilu 2024.

SuaraSumbar.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendorong hilirisasi gambir agar komoditas unggulan daerah itu memiliki nilai tambah lebih besar di pasar domestik maupun internasional.

"Ya, saya sudah mengusulkan hilirisasi gambir kepada Menteri Pertanian beberapa waktu lalu," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Sabtu (7/9/2025).

Mahyeldi menegaskan, penguatan hilirisasi gambir sangat penting mengingat Indonesia merupakan pemasok utama komoditas tersebut di dunia.

Saat ini, sekitar 80 hingga 90 persen kebutuhan gambir global dipasok langsung dari Provinsi Sumbar.

Selain diekspor ke India sebagai pasar terbesar, gambir asal Indonesia juga diminati sejumlah negara lain, seperti Jepang, Pakistan, Filipina, Bangladesh, Malaysia, hingga beberapa negara di Benua Eropa.

Menurut Mahyeldi, peluang ini harus dimaksimalkan dengan dukungan penuh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian.

Dorongan hilirisasi yang dilakukan Pemprov Sumbar sejalan dengan Asta Cita Presiden poin kelima, yaitu melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

“Dengan adanya hilirisasi gambir, petani tidak lagi bergantung pada pasar global, melainkan bisa fokus menjual untuk kebutuhan dalam negeri,” ujar Mahyeldi.

Ia menilai langkah ini juga strategis untuk mengantisipasi fluktuasi harga gambir di pasar internasional yang kerap mengalami perubahan tajam. Bila produk hilirisasi berkembang, maka posisi petani maupun industri lokal akan lebih terlindungi.

Lebih jauh, Mahyeldi mencontohkan keberhasilan Universitas Andalas (Unand) dalam melakukan inovasi hilirisasi tanaman gambir menjadi tinta yang dipakai Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilu 2024. Inovasi ini, kata Mahyeldi, membuktikan besarnya peluang pengembangan industri berbasis gambir di dalam negeri.

“Industri-industri dalam negeri kita sangat banyak, ditambah lagi keberhasilan Unand melakukan hilirisasi gambir. Saya rasa ini menjadi modal penting untuk melihat lebih jauh hilirisasi demi pembangunan di dalam negeri,” ucapnya.

Dengan potensi ekspor yang mencapai puluhan ribu ton per tahun dan inovasi hilirisasi yang mulai berkembang, Pemprov Sumbar optimistis komoditas gambir akan semakin berdaya saing. Mahyeldi menegaskan, hilirisasi gambir menjadi kunci agar komoditas unggulan ini mampu membawa manfaat ekonomi lebih besar bagi petani dan daerah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini