Hanya 58 Persen, Partisipasi Pilkada Solok Turun Drastis, Ada Apa?

Menurut Hasbullah, pihak KPU telah mengoptimalkan berbagai strategi sosialisasi untuk mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya.

Bernadette Sariyem
Senin, 09 Desember 2024 | 14:50 WIB
Hanya 58 Persen, Partisipasi Pilkada Solok Turun Drastis, Ada Apa?
Ilustrasi partisipasi pemilih dalam pilkada. [Antara]

Sementara itu, untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, pasangan nomor urut satu, Mahyeldi Ansharullah dan Vasko Rusemy, meraih kemenangan di Kabupaten Solok dengan 122.450 suara, unggul jauh dari pasangan nomor urut dua, Epyardi Asda dan Ekos Albar, yang hanya memperoleh 41.982 suara.

Tantangan Meningkatkan Partisipasi

Penurunan partisipasi pemilih dalam Pilkada serentak di Kabupaten Solok menjadi perhatian serius, terutama bagi KPU dan pemerintah daerah. Tingkat partisipasi yang rendah dinilai dapat memengaruhi legitimasi pemimpin yang terpilih.

Hasbullah mengungkapkan pentingnya meningkatkan kesadaran politik masyarakat, terutama untuk Pilkada mendatang.

Baca Juga:Partisipasi Pemilih Pilkada Sumbar 2024 Cuma 57 Persen, Ini Kata KPU

“Ini menjadi evaluasi penting bagi kami untuk memastikan bahwa partisipasi masyarakat dapat meningkat di masa mendatang,” tutupnya.

Fenomena ini mencerminkan perlunya pendekatan lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi publik dalam demokrasi lokal.

Kontributor : Rizky Islam

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini