Allohumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqii
Artinya: "Ya Allah sebagaimana Engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku."
Kedua doa ini bukan hanya tentang syukur atas keindahan fisik, tetapi juga merupakan permohonan untuk diperbaiki akhlak, yang mencerminkan keindahan batin.
Surat At-Tin ayat 4 dalam Al-Qur'an, "Dan sungguh telah Kami ciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya" menjadi dasar spiritual di balik doa ini, mengingatkan bahwa manusia diciptakan dalam bentuk terbaik dan layak memperoleh kebaikan dalam perilaku juga.
Selain membaca doa, bercermin juga memiliki adab atau etika yang dianjurkan dalam Islam:
- Menggunakan momen bercermin sebagai refleksi diri, bukan hanya fisik tetapi juga spiritual.
- Menghindari kebanggaan atau kesombongan atas keindahan fisik.
- Menggunakan kesempatan bercermin untuk mengintrospeksi dan memperbaiki diri.
Doa dan adab ini mengajarkan bahwa keindahan fisik adalah anugerah Allah yang harus disyukuri dan diimbangi dengan peningkatan kualitas batin. Dengan demikian, bercermin menjadi lebih dari sekedar kegiatan vanity, melainkan juga spiritual.
Diharapkan dengan mengamalkan doa ini, umat Islam bisa selalu bersyukur atas apa yang telah Allah SWT berikan dan memanfaatkan setiap kesempatan, bahkan yang sekecil bercermin, untuk meningkatkan keimanan dan kesempurnaan akhlak.
Kontributor : Rizky Islam