SuaraSumbar.id - Kota Padang, dikenal dengan keindahan pesisirnya, ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) pada tahun 2024.
Sebagai bagian dari persiapan, kota ini akan mengedepankan inovasi "Blue Line Tsunami Save Zone" sebagai metode evakuasi tsunami, yang merupakan inisiatif pertama dan satu-satunya di Indonesia.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Algamar, Kamis (4/4/2024), mengumumkan fokus utama HKBN tahun ini adalah sosialisasi dan implementasi "Blue Line Tsunami Save Zone".
Zona ini dirancang untuk menjadi panduan bagi warga dalam menyelamatkan diri dari potensi bahaya tsunami setelah gempa bumi terjadi.
“Ini menjadi fokus utama pada HKBN tahun ini," ungkap Algamar dalam Rapat Persiapan HKBN Tahun 2024.
"Blue Line" telah terpasang hampir di seluruh jalur Timur Kota Padang, menandai batas zona aman yang harus dicapai oleh masyarakat untuk evakuasi saat terjadi gempa bumi dan tsunami. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Dalam rangka persiapan HKBN, rapat juga membahas tentang kesiapsiagaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota (Pemko) Padang menghadapi bencana.
Instruksi khusus telah diberikan untuk penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) bencana, yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap warga tahu apa yang harus dilakukan dan ke mana harus pergi saat bencana terjadi.
Peringatan HKBN 2024 akan berlangsung di Gedung Youth Center dan Pantai Padang pada 26 April 2024. Persiapan sedang dilakukan untuk memastikan kelancaran acara ini, termasuk kesiapan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.
"Kami tengah mempersiapkan diri dengan maksimal untuk menyukseskan HKBN 2024 di Padang," tutur Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton. Upaya ini menunjukkan komitmen Kota Padang dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana, khususnya tsunami, dengan inovasi dan pendekatan preventif.
Kontributor : Rizky Islam