"Kita juga memastikan ruangan perawatan bagi para korban tersedia," ujarnya, dikutip dari Antara.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan, insiden yang terjadi di Pabrik V Indarung hanya berupa percikan api sesaat.
"Saat dilakukan pengisian gas nitrogen ke tabung akumulator diduga ada over-pressure pada tabung akumulator sehingga menimbulkan percikan api sesaat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/2/2024).
Anita menegaskan tidak ada korban meninggal dalam insiden ini. Namun terdapat korban luka bakar.
Baca Juga:6 Petugas Pemilu di Sumbar Meninggal Dunia, 50 Orang Sakit
"Tidak ada korban meninggal. Satu orang luka memar ringan, empat orang pekerja yang mengalami luka bakar," ungkapnya.
Terkait korban luka bakar, kata Anita, saat ini sudah mendapatkan penanganan medis. Pihaknya terus melakukan investigasi dalam kejadian tersebut.