BMKG Beberkan Alasan Penutupan Bandara Internasional Minangkabau: Abu Vulkanik Gunung Marapi Membahayakan Penerbangan

Abu vulkanik erupsi Gunung Marapi mengganggu penerbangan yang kembali membuat Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), harus tutup.

Riki Chandra
Jum'at, 05 Januari 2024 | 13:14 WIB
BMKG Beberkan Alasan Penutupan Bandara Internasional Minangkabau: Abu Vulkanik Gunung Marapi Membahayakan Penerbangan
Seorang penumpang pesawat udara melakukan check in di Bandara Internasional Minangkabau. [ANTARA]

SuaraSumbar.id - Abu vulkanik erupsi Gunung Marapi mengganggu penerbangan yang kembali membuat Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), harus tutup pada Jumat (5/1/2024).

"Penutupan BIM dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB tadi. Ditutup hingga waktu belum ditentukan," kata Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II, Indrawansyah saat dihubungi SuaraSumbar.id.

Sementara itu, Kepala BMKG Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, Desindra Deddy Kurniawan menjelaskan, BIM kembali tutup dikarenakan sebaran abu vulkanik Gunung Marapi.

"Sekarang memang tutup ya. Untuk keterangan resminya dari pihak otoritas bandara yang akan menyampaikan," katanya.

Baca Juga:Bandara Internasional Minangkabau Tutup Sementara Akibat Erupsi Marapi, Sejumlah Penerbangan Batal!

BMKG menerangkan bahwa sebaran abu vulkanik itu memang sudah terpantau sampai ke BIM sejak pagi, antara pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

"Pihak otoritas dan Angkasa Pura harus menutup (penerbangan) untuk alasan keselamatan penerbangan," tuturnya.

Desindra menyampaikan, debu vulkanik yang sampai ke bandara itu tidak sama dengan debu vulkanik yang ada di kawah Gunung Marapi.

"Jadi jangan salah persepsi. Debu ini bukan mengurangi feasibility dan tidak seperti debu yang ada di kawah Gunung Marapi itu," ungkapnya.

Menurutnya, perintah penutupan perlu dilakukan segera oleh pihak otoritas karena sangat membahayakan aktivasi penerbangan.

Baca Juga:Anies Baswedan Nyaris Celaka, Kepalanya Tertarik Tangan Pendukungnya

“Iya betul. Jadi memang abu vulkanik Gunung Marapi ini sudah terdeteksi sampai ke bandara. Karena ini membahayakan penerbangan,” katanya.

Ia menjelaskan, apabila abu vulkanik masuk mesin pesawat akan mengakibatkan kebakaran.

“Kemudian kena kaca pesawat bisa tergores, bodi bisa juga. Jadi membahayakan. Kami monitoring, kalau membaik dibuka kembali,” tutupnya.

Kontributor : B Rahmat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak