“Pada jam tersebut, pengguna kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang dialihkan untuk melewati jalan Malalak, sedangkan dari arah Padang tetap pada jalur yang biasa. Pada pelaksanaan saat libur lebaran mendatang jam pemberlakuan satu jalur ditambah menjadi 6 jam,” sebutnya.
Dedi menambahkan, Dinas Perhubungan telah memetakan terdapat 26 jalur rawan macet saat libur lebaran mendatang. Di antaranya di Padang Pariaman, Padangpanjang, Tanah Datar, Agam, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Kabupaten Solok.
Rata-rata jalur yang macet merupakan jalan menuju lokasi wisata, restoran, dan perdagangan. Sebagai antisipasinya disiagakan personel di jalur tersebut melalui pos bersama dengan jajaran kepolisian dan pihak terkait.
Baca Juga:Gubernur Sumbar Minta Pengusaha Kuliner Urus Sertifikat Halal, Ini Alasannya