Ratusan Mahasiswa Unand Terancam Berhenti Kuliah Gegara Tak Lulus KIP-K, Ada yang Melapor ke Ombudsman Sumbar

Seorang mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang tidak lulus Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di kampus tersebut, mengadu ke Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat.

Riki Chandra
Rabu, 01 Februari 2023 | 14:56 WIB
Ratusan Mahasiswa Unand Terancam Berhenti Kuliah Gegara Tak Lulus KIP-K, Ada yang Melapor ke Ombudsman Sumbar
Kantor Ombudsman Perwakilan Sumbar. [Dok.Covesia.com]

SuaraSumbar.id - Seorang mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang tidak lulus Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di kampus tersebut, mengadu ke Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (1/2/2023).

Ia berharap agar mendapatkan solusi untuk tetap dapat melanjutkan perkuliahannya. "Saya lulus jalur mandiri dan melakukan pengajuan untuk mendapatkan KIP-K. Saya lulus verifikasi pertama dan biaya kuliah dinolkan. Namun untuk semester dua harus bayar karena tidak lulus KIP-K," katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com.

Menurutnya, setelah beberapa bulan kuliah ada survei, lalu diemailkan yang tertera lulus KIP-K dan dirinya bukan salah satu diantara yang lulus.

"Yang tidak lulus KIP-K di zoom oleh pihak Unand. Jadi saya tidak disurvei karena tidak punya kartu PKH. Padahal dulu waktu SMA saya dapat KIP SMA. Kata pihak kampus data KIP saya tidak ditemukan di pusat," jelasnya.

Baca Juga:Pantau Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus Unand, Kapolresta Padang: Oknum Dosen Sudah Non Aktif

Dia mengaatakan ada 5 poin dalam persyaratan KIP. Jika salah satu saja punya, maka bisa daftar KIP-K.

"Semuanya ada 800 orang yang disurvei cuma 300. Saya harus bayar UKT 5,5 juta dan uang pangkal 25 juta. Jumlah total yang harus dibayarkan adalah 36 juta termasuk untuk UKT semester 1. Tapi pihak kampus katanya sekarang harus bayar 5,5 juta dulu untuk mengambil KRS," jelasnya lagi.

Menurutnya, angka tersebut sangatlah besar. Ibunya hanya seorang penjual minuman di pasar dan ayahnya sudah tiada.

"Saya berharap ada keringanan dari kampus agar bisa kuliah lagi. Jika tidak bisa membayar, otomatis saya harus rela tidak kuliah lagi. Semoga dengan melapor ke Ombudsman juga ada solusinya nanti," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa sekitar 500 mahasiswa Unand terancam berhenti kuliah karena KIP-K tidak lolos verifikasi.

Baca Juga:Sebut Korban Pelecehan Seksual Oknum Dosen Unand Capai 8 Orang, Nurani Perempuan: Ada yang Trauma Mendalam!

"Kami beberapa hari ini mengamati kasus itu, 500 mahasiswa Unand tidak dianggap sebagai penerima KIP kuliah kampus merdeka. Saya sudah mencoba menghubungi yang mendampingi mahasiswa tersebut untuk mahasiswa bisa menyampaikan laporan," kata Kepala Keasistenan dan Pencegahan Ombudsman Perwakilan Wilayah Sumbar, Adel Wahidi.

Menurut Adel hal tersebut memang sebaiknya dilaporkan, untuk dicek ada problem, apakah Unand memeriksa data sejak awal pendaftaran, atau apakah mahasiswa bersangkutan tedaftar di DTKS, kenapa tiba-tiba hilang atau memang ada persoalan di kuota.

"Ini kan soalan yang kita duga kemudian persoalan terdaftar di DTKS tapi setelah kuliah data mereka terlempar padahal data mereka ada di dinsos. Ini harus diclearkan," tambahnya.

News

Terkini

Mambantai (menyembelih hewan ternak) menjadi tradisi jelang Ramadhan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

News | 18:31 WIB

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), telah melaksanakan puasa Ramadhan 1444 Hijriah/2023 hari ini, Selasa (21/3/2023).

News | 17:49 WIB

Kementerian Agama (Kemenag) RI berupaya mewujudkan kesatuan dalam penetapan tanggal 1 Ramadhan 1444 Hijriyah.

News | 17:15 WIB

Saat ini harga daging sapi Rp 140 ribu per kilogram, daging ayam di pasar Payakumbuh sekitar Rp 46 ribu per kilogram.

News | 16:24 WIB

Ketiganya diberi tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan.

News | 16:15 WIB

Polres Solok Selatan melakukan evakuasi warga, barang-barang, membersihkan rumah warga dari lumpur, serta membagikan makanan kepada korban banjir.

News | 12:26 WIB

Hal ini dilakukan agar ke depannya tidak lagi terjadi jadwal yang bentrok antara kepentingan nasional dengan regional dan level dunia.

News | 16:26 WIB

ada 13 unit sepeda motor yang diamankan.

News | 16:16 WIB

Megawati berterima kasih karena telah diberikan kesempatan oleh Apdesi dan para kepala desa untuk menghadiri acara tersebut.

News | 15:40 WIB

Aldila Jelita, istri Indra Bekti, masih menjadi sorotan publik, terutama pecinta gosip selebritis Tanah Air.

Lifestyle | 20:37 WIB

Atta Halilintar dikenal sebagai YouTuber sukses, dan kini sudah melebarkan sayap bisnisnya ke berbagai bidang.

Lifestyle | 20:27 WIB

Andre Taulany membuat geger jagat dunia maya karena unggahan foto dirinya bersama Presiden Jokowi mengandung tulisan berbaru dukungan politik.

Lifestyle | 19:50 WIB

Wendy Walters baru-baru ini disebut memamerkan rumah barunya, setelah memutuskan berpisah dari sang suami, Reza Arap.

Lifestyle | 19:26 WIB

Lina Mukherjee dikecam banyak orang gara-gara membuat konten memakan kerupuk kulit babi.

Lifestyle | 19:18 WIB

Tak hanya itu, Nursyah juga kerapkali menyindir Arie Kriting, bahkan menyebut menantunya itu sebagai musuh.

Lifestyle | 19:09 WIB
Tampilkan lebih banyak