Kawal Terdakwa Kasus Besar, Publik Salfok ke Polwan yang Bokongnya Mirip Kim Kardashian

Polwan tersebut tampak sibuk menghalau awak media yang terus merangsek mendekati Lionel Guedj. Saat itu, sang terdakwa tengah digiring masuk mobil polisi menuju pengadilan.

Chandra Iswinarno
Kamis, 15 September 2022 | 20:47 WIB
Kawal Terdakwa Kasus Besar, Publik Salfok ke Polwan yang Bokongnya Mirip Kim Kardashian
Seorang polisi wanita alias polwan di Prancis mendapat lebih banyak perhatian dari publik setempat maupun internasional, ketimbang kriminal yang digiringnya ke penjara. Sebab, bokong polwan itu dinilai mirip Kim Kardashian. [The Sun]

SuaraSumbar.id - Seorang polisi wanita alias polwan di Prancis mendapat lebih banyak perhatian dari publik setempat maupun internasional, ketimbang kriminal yang digiringnya ke penjara. Sebab, bokong polwan itu dinilai mirip Kim Kardashian.

Dikutip dari The Sun, Kamis (15/9/2022), polwan tersebut terekam foto dan video saat menggiring Lionel Guedj, dokter gigi terkenal Prancis si pemutilasi gigi-gigi pasiennya yang tak seharusnya dicabut.

Polwan tersebut tampak sibuk menghalau awak media yang terus merangsek mendekati Lionel Guedj. Saat itu, sang terdakwa tengah digiring masuk mobil polisi menuju pengadilan.

Tak disangka, video dan foto peristiwa tersebut viral di media-media sosial. Tapi, Lionel Guedj yang kasusnya menghebohkan publik Prancis justru tidak mendapat perhatian.

Baca Juga:Bikin Panik Sekampung! Bel Sekolah Tiba-tiba Berbunyi Nyaring Jam 11 Malam: Tuntutlah Ilmu Sampai ke Alam Barzah

Dokter gigi sekaligus multimiliuner Lionel Guedj ditangkap karena memutilasi gigi ratusan pasien dan ribuan gigi setelah menjanjikan "senyuman selebriti" kepada korbannya.

Sebaliknya, polwan itulah yang mendapat banyak perhatian dari warganet Prancis maupun internasional karena bentuk bokongnya yang indah.

“Saya baru tahu ini hasil photoshop,” tulis seseorang, sebelum menyadari bahwa itu semua nyata. “Tapi TIDAK! Keasliannya terlihat di akhir video!”

Komentar berkisar dari "MY GAWD" hingga yang lebih jelas, "Bruh, ini bukan lagi tentang dokter gigi."

Namun, beberapa orang mengira para komentator semakin menjauh dari gambaran besar tentang kasus tersebut dan berlaku seksis.

Baca Juga:Jeje Slebew Bongkar Penghasilannya Dalam 1 Bulan: Kalau Konsisten Mungkin Dapat Rp 100 Juta

"Tidak ada yang berbicara tentang dokter gigi jutawan dan pasien yang dimutilasinya."

Guedj mendirikan kantor giginya di lingkungan miskin Marseille, dan beroperasi selama enam tahun dengan bantuan dari ayahnya, Carnot Guedj.

Tapi kini keduanya didakwa melakukan kekerasan yang disengaja yang menyebabkan mutilasi pada 2012, demikian French24 melaporkan.

Jaksa mengatakan dalam persidangan awal tahun ini, bahwa Guedj melakukan sekitar 3.900 operasi saluran akar pada gigi 327 pasien yang sehat sempurna.

Karena malapraktik tersebut, ratusan pasien tersebut menderita sakit dan terpaksa mencabut gigi-gigi mereka yang lain.

Lionel Guedj sendiri menjadi dokter gigi dengan bayaran tertinggi di Prancis pada tahun 2010.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak