Menurut kerabatnya yang menolak disebutkan namanya, ketiga pria itu datang ke rumah korban sebelum salah satu dari mereka mengetuk pintu dan menyapanya dan korban membukanya.
Pria itu bertanya apakah nama korban adalah Azi dan dia menjawab ya sebelum terus menyeretnya keluar untuk memasukkannya ke dalam mobil.
"Ketiga pria itu juga menunjukkan senjata mereka kepada ayah dan anak perempuan korban yang ada di dalam rumah, dan mengancam mereka akan melakukan sesuatu jika mereka melakukan sesuatu," kata polisi setempat.
Ayah korban yang melihat Azi diseret ke dalam mobil berusaha menyelamatkannya. Namun salah satu pria menodongkan pisau membuat lelaki tua itu mundur dan hanya melihat korban melarikan diri.
Baca Juga:Sindikat Perdagangan Perempuan Asal Myanmar Terbongkar, Incar Wanita Gendut Jadi PSK
Menurutnya, pihaknya mendapat informasi bahwa Azi dibawa menuju Pengkalan Kubor yang merupakan wilayah perbatasan negara.
Sang suami sudah bergegas ke wilayah tersebut, tapi korban tidak ditemukan olehnya.
Dikatakannya, ada saksi yang juga warga sekitar mengaku melihat seorang perempuan dibawa sekelompok pria menggunakan perahu ke negara tetangga.
Sedangkan Toyota Vios yang ditumpangi korban dan para penculik juga ditemukan di pangkalan ilegal di sana.
"Suami korban juga melacaknya ke negara tetangga dan masih belum kembali hingga hari ini."
Baca Juga:Kapan Malaysia akan Kembali Gelar Balapan F1? Ini Kata Bos Sirkuit Sepang
"Yang kami tahu, Azi tidak punya musuh dan sejauh ini kami belum menerima telepon yang meminta uang tebusan... tapi tidak pasti apakah ada yang tidak senang dengannya selama dia menjalankan bisnis kosmetik."