- Mobil pengangkut UPS milik PLN terbakar di Simpang Tabuik, Pariaman, pada Senin, 20 Juli 2026.
- Kendaraan hilang kendali saat kebakaran terjadi lalu menabrak satu mobil dan satu motor yang sedang terparkir.
- Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut dan pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam.
SuaraSumbar.id - Mobil pengangkut Uninterruptible Power Supply (UPS) milik PLN terbakar di kawasan Simpang Tabuik, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Senin, 20 Juli 2026.
Insiden tersebut menyebabkan kendaraan hilang kendali hingga menabrak satu mobil dan satu sepeda motor yang sedang terparkir di sekitar lokasi.
Kasat Lantas Polres Kota Pariaman, Iptu Afrizal Sahar, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kendaraan itu mengangkut peralatan berupa travo atau UPS milik PLN yang akan dibawa menuju Kota Padang.
Menurut Afrizal, berdasarkan informasi awal, diduga terjadi gangguan pada kendaraan atau peralatan yang diangkut sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju mobil.
"Akibatnya, kendaraan mengalami kebakaran di lokasi kejadian," katanya.
Selain kendaraan pengangkut, peralatan UPS yang berada di atas mobil juga ikut terbakar. Kobaran api sempat memicu kepanikan warga sekitar dan menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas di Simpang Tabuik.
"Mobil yang tidak terkendali kemudian menabrak satu unit mobil dan satu sepeda motor yang sedang terparkir. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut," ujarnya.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan penanganan di lokasi. Api berhasil dipadamkan sehingga situasi dapat dikendalikan dan tidak meluas ke area sekitar.
"Saat ini, proses evakuasi kendaraan yang terlibat masih berlangsung. Kita juga melakukan pengamanan terhadap barang-barang yang terdampak akibat kebakaran tersebut," katanya.
Belum diketahui penyebab pasti kebakaran dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Polisi masih mengumpulkan keterangan serta melakukan pemeriksaan untuk memastikan faktor yang memicu terjadinya insiden tersebut.
Kontributor : B Rahmat