facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

9 Unit Huntara Diserahkan untuk Korban Gempa Pasaman Barat

Suhardiman Sabtu, 06 Agustus 2022 | 16:10 WIB

9 Unit Huntara Diserahkan untuk Korban Gempa Pasaman Barat
Ilustrasi-hunian sementara (Huntara) korban tsunami Banten, Rabu (23/12/2020). [Suara.com/Saepulloh]

Dirinya mengajak masyarakat untuk bersabar, mengingat usulan itu masih diproses BNPB baik di pusat hingga daerah.

SuaraSumbar.id - Sebanyak sembilan unit hunian sementara (huntara) diserahkan untuk korban gempa di Jorong Timbo Abu, Nagari Kajai Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Staf Ahli Bupati Bidang Agama dan Kesejahteraan Sosial Pasaman Barat Adrianto mengatakan, bantuan ini berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Barat.

"Pemkab Pasaman Barat sudah menyampaikan data kepada Pemprov Sumbar dan pusat terkait data rumah rusak baik kategori ringan, sedang dan berat. Sedangkan untuk kategori rusak ringan menjadi tanggung jawab Pemkab," katanya melansir Antara, Sabtu (6/8/2022).

Dirinya mengajak masyarakat untuk bersabar, mengingat usulan itu masih diproses BNPB baik di pusat hingga daerah.

Baca Juga: Spoiler Big Mouth 6 Agustus 2022, YoonA Girls Generation Terjebak di Situasi Menegangkan dan Berbahaya

Pimpinan Baznas Pasaman Barat Muhajir mengajak masyarakat penerima bantuan dapat meningkatkan rasa syukur dan mendoakan orang yang menyalurkan zakat atau muzakki terus menyalurkan zakatnya ke Baznas.

"Kegiatan ini merupakan kolaborasi dan sinergi Baznas Provinsi dan kabupaten/kota lainnya. Hingga saat ini sudah ada 25 unit hunian sementara yang sudah diserahkan pada mustahik atau masyarakat Jorong Timbo Abu," katanya.

Salah seorang tokoh masyarakat Timbo Abu Kecamatan Talamau Puri, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Hingga saat ini pada umumnya korban gempa di Kecamatan Talamau masih tinggal di hunian sementara. Selain itu juga ada yang telah memperbaiki rumah masing-masing.

Baca Juga: Khawatir Menghilangkan Barang Bukti, Roy Suryo Ditahan 20 Hari

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait