Ia mencontohkan Stadion GBK dan Stadion Utama Sumbar menggunakan rumput Zoysia dengan variasi yang berbeda.
Dia optimistis perbaikan rumput ini akan berjalan tepat waktu dan kembali bagus karena akan diberi pupuk agar tumbuh lebih merata dan dilakukan pemotongan intensif.
Terkait kendala, menurut dia cuaca bukan menjadi kendala karena jika hujan pertumbuhan rumput bagus dan jika panas dilakukan penyiraman rutin.
“Berharap lapangan ini jangan digunakan saat perawatan hingga kompetisi bergulir agar mendapatkan hasil yang maksimal,” kata dia.
Baca Juga:Stadion Haji Agus Salim Jadi Kandang Semen Padang FC, Manajemen Siapkan Rp 1 Miliar untuk Perbaikan
Semen Padang sendiri mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk perbaikan Stadion Haji Agus Salim sebagai kandang tim Kabau Sirah di Liga 2 2022. (Antara)