SuaraSumbar.id - Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Barat (Sumbar), Indra Dt Rajo Lelo tak menampik peluang jika dirinya bisa maju sebagai calon gubernur atau wakil gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar 2024 mendatang.
"Kalau diperintah partai tentunya kita harus siap untuk maju," katanya di Padang, Minggu (3/7/2022).
Meski begitu, jika nanti ada yang lebih baik dari dirinya untuk maju di Pilgub Sumbar 2024, maka ia pun akan mempersilahkannya. "Semua masih dinamis, namun semua kemungkinan dapat terjadi," katanya.
Menurut Anggota DPRD Sumbar itu, Pilgub masih lama. Saat ini, PAN Sumbar sedang fokus memenangkan Pemilu legislatif. "Kita persiapkan kader terbaik baik di tingkat kota kabupaten, provinsi dan DPR RI," tuturnya.
Baca Juga:PAN Kalbar Usulkan Anies Baswedan, Zulkifli Hasan dan Erick Thohir Jadi Capres 2024
Sampai saat ini, kata Indra, dia membiarkan dinamika politik berjalan begitu saja. Namun secara internal, tentu saja PAN mempersiapkan hal untuk menghadapi Pilgub Sumbar.
Dalam Pileg 2019, Partai Amanat Nasional Sumbar (PAN) Sumatera Barat mampu menempatkan tiga kader mereka sebagai anggota DPR RI, 10 kursi di DPRD Sumbar dan mendudukkan dirinya sebagai Pimpinan DPRD Sumbar dan 74 kader di DPRD kota dan kabupaten di seluruh Sumbar.
Selain itu, ada dua orang yang menduduki ketua DPRD dan banyak duduk di posisi wakil ketua DPRD.
Sementara di pilkada, ada tujuh kepala daerah yang merupakan kader PAN mulai dari Wali Kota Padang Hendri Septa, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Bupati Solok Epyardi Asda, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Bupati Agam Andi Warman, Bupati Pasaman Hamsuardi dan Wakil Bupati Pesisir Selatan Rudi Hariansyah
Indra Dt Rajo Lelo dengan jabatan sebagai Ketua PAN Sumbar tentu peluang maju di Pilgub Sumbar terbuka lebar dan itu semua tergantung capaian partai tersebut dalam Pileg 2024 nantinya.
Baca Juga:PAN Sulsel Gaungkan Erick Thohir Capres 2024, Nilai Tak Sekadar Bicara Dan Main Medsos
Sejumlah nama pun bermunculan untuk maju di Pilgub Sumbar mulai dari pasangan petahana Mahyeldi Ansharullah dan Audy Djoinaldy, Ketua Partai Demokrat Mulyadi, Ketua Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade, Ketua Partai Golkar Khairunnas dan lainnya. (Antara)