Angkot di Padang Kalah Saing dengan Ojol, Organda Sumbar: Perkembangan Zaman, Dunia Digital Lebih Praktis

Pendapatan sopir angkutan kota (angkot) di Kota Padang, Sumatera Barat, semakin merosot. Pasalnya, keberadaan angkot hari ini kalah saing dengan ojek online (ojol).

Riki Chandra
Selasa, 08 Maret 2022 | 12:30 WIB
Angkot di Padang Kalah Saing dengan Ojol, Organda Sumbar: Perkembangan Zaman, Dunia Digital Lebih Praktis
Ilustrasi angkot di Kota Padang. [Dok.Covesia.com]

Sekarang, katanya, untuk membeli bahan bakar angkot saja sudah susah. "Kadang pendapatan habis untuk bolak-balik membeli minyak saja," tutur dia.

"Sebelumnya pendapat mencapai Rp400 ribu per hari, kini Rp250 ribu saja sudah susah," ujar dia.

Kendati demikian, ia memilih tetap bertahan meskipun pendapatan merosot, sebab sekarang baginya susah mencari pekerjaan lain.

"Sekarang cari pekerjaan susah, toko-toko saja banyak yang tutup akibat pandemi Covid-19 ini," tutupnya.

Baca Juga:Hempas Rezeki, Driver Ojol Justru Minta Cancel Orderan Demi Goreng Tempe, Publik: Pasti Disuruh Ayang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini