facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

18 Kasus Positif HIV AID Terdeteksi di Bukittinggi, Mayoritas Laki-laki

Riki Chandra Rabu, 01 Desember 2021 | 17:48 WIB

18 Kasus Positif HIV AID Terdeteksi di Bukittinggi, Mayoritas Laki-laki
Ilustrasi HIV/AIDS [Yayasan AIDS Indonesia]

Sepanjang tahun 2021, terdeteksi sebanyak 18 kasus positif HIV AIDS di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

SuaraSumbar.id - Sepanjang tahun 2021, terdeteksi sebanyak 18 kasus positif HIV AIDS di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 34 kasus.

"Tahun 2021 ini, kasus HIV AIDS di Bukittinggi menurun menjadi 18 kasus," kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Rabu (1/12/2021).

Erman mengatakan, berkurangnya angka kunjungan ke fasilitas kesehatan selama pandemi, merupakan salah satu penyebabnya berkurangnya jumlah penderita HIV AIDS.

"Tahun 2020 lalu, terdapat 34 kasus positif HIV Aids di Bukittinggi. Jumlah itu berasal dari 1.808 yang test HIV di 12 faskes di Bukittinggi," katanya.

Baca Juga: Hari HIV AIDS Sedunia, Selebgram Daniel Cahya Saputra Kampanye di Tugu Jogja

"Kasus tahun ini didominasi laki-laki usia 25-49 tahun dengan persentase 65 perseb,” katanya lagi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Erman, tentu butuh kerja sama seluruh pihak, khususnya dari Komisi Penanggulangan Aids (KPA). Ia menerangkan dalam dua tahun terakhir, KPA tidak banyak kegiatan karena terkendala anggaran.

Ke depan pihaknya akan kembali menganggarkan, agar KPA dapat kembali bergerak untuk meminimalisir peningkatan kasus HIV/Aids, serta menahan laju dan mengurangi angka LGBT di Bukittinggi.

Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen untuk mengakhiri penyebaran HIV/Aids, ketidaksetaraan sosial, bahaya pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai dan mengancam kesehatan manusia.

"Kita juga fokus pada kesetaraan kampanye ini, untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses yang sama untuk pencegahan, pengujian dan perawatan penyakit HIV/Aids," ujarnya.

Baca Juga: 46 Ribu Kasus HIV/AIDS Tersebar di 29 Kabupatan/Kota Papua

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait