alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Melawan Hawa Nafsu dalam Islam, Ini Penjelasan Almarhum Syekh Ali Jaber

Riki Chandra Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:15 WIB

Melawan Hawa Nafsu dalam Islam, Ini Penjelasan Almarhum Syekh Ali Jaber
Ummu Fahad rindu Syekh Ali Jaber (Instagram pribadi)

Hawa nafsu melekat dalam diri setiap manusia. Tak jarang, hawa nafsu menjerumuskan manusia terjerumus ke limbah dosa. Atas dasar itu, hafa nafsu wajib dikendalikan.

SuaraSumbar.id - Hawa nafsu melekat dalam diri setiap manusia. Tak jarang, hawa nafsu menjerumuskan manusia terjerumus ke limbah dosa. Atas dasar itu, hafa nafsu wajib dikendalikan.

Allah SWT memberikan akal untuk melawan hawa nafsu. Sebagaimana dalam Al-Quran Surat Al-Jasiyah ayat 23 menerangkan tentang hawa nafsu yang berbunyi:

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya? Maka siapa yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat?) Mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS. Al-Jasiyah: 23)

Almarhum Syekh Ali Jaber dalam kanal YouTube yang diunggah pada 15 Juli 2020 menjelaskan tentang bagaimana cara melawan hawa nafsu. Syekh Ali Jaber menjelaskan mengenai seseorang yang terbangun di malam hari yang harus memilih antara sholat malam atau kembali tidur.

Baca Juga: Cara Melawan Hawa Nafsu dalam Islam Menurut Ali Jaber

“Karena yang membuat kita bisa bangkit dan melakukan sholat malam adalah yang bisa menguasai dan melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang dimaksud adalah ingin tidur”, ucap Syekh Ali Jaber.

Dalam Al-Quran Surat Al-Araf ayat 200 menerangkan bahwa setiap umat muslim untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT untuk dijauhakan dari hawa nafsu yang dapat menjerumuskan kepada keburukan.

“Wa immaa yanzagannaka minasy-syaitaani nazgun fasta'iz billaah, innahu samii'un 'aliim”.

Artinya: "Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah." (QS. Al-Araf: 200)

Ketika hawa nafsu datang maka perbanyak doa dan istighfar agar dapat terhindar dari hawa nafsu yang bisa saja menjerumuskan seseorang ke dalam keburukan. Rasulullah SAW dalam hadistnya menjelaskan tentang doa untuk mengendalikan hawa nafsu yang berbunyi:

Baca Juga: Cara Agar Semangat Membaca Al-Quran yang Dicontohkan Syekh Ali Jaber

“Allahumma inni a'udzu bika min munkarootil akhlaaqi wal a'maali wal ahwaa”

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait