Paksa Masyarakat Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Padang Lapor Gubernur Sumbar

Wali Kota Padang Hendri Septa meminta arahan dan izin dari Gubernur Sumbar untuk memaksa masyarakat menjalankan vaksinasi.

Riki Chandra
Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:42 WIB
Paksa Masyarakat Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Padang Lapor Gubernur Sumbar
Wali Kota Padang Hendri Septa usai rapat koordinasi soal penetapan PPKM Darurat. [Suara.com/ B. Rahmat]

SuaraSumbar.id - Capaian vaksinasi di Sumatera Barat (Sumbar) masih sangat rendah. Atas kondisi tersebut, Kota Padang sampai saat ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Melihat situasi tersebut, Wali Kota Padang Hendri Septa meminta arahan dan izin dari Gubernur Sumbar untuk memaksa masyarakat menjalankan vaksinasi. Jika tidak, Padang akan selalu berada di PPKM Level 4.

“Semua kita subjek vaksinasi, kita minta arahan Gubernur. Kita tidak akan layani masyarakat kalau mereka tidak vaksin. Jadi ini seperti pemaksaan,” kata Hendri Septaa, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Jumat (8/10/2021).

Dia mengaku sudah menyurati Dirjen Dukcapil terkait hal tersebut. Namun, pemaksaan vaksinasi itu melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Baca Juga:Desakan Eksekusi Bupati Pessel ke Kejati Sumbar Disebut "Ditunggangi" Dalang

Menurut Hendri jika vaksinasi dilakukan seperti biasa jalannya bakal lama. Namun, jika diterapkan masyarakat tidak akan dilayani kalau tidak vaksin maka akan tercapai target vaksinasi.

“Ketika Kota Padang menerapkan harus ada kartu vaksin saat di penerapan PPKM tanggal 7 Juli lalu, angka capaian vaksinasi bahkan naik hingga 80 ribu orang karena terpaksa harus vaksin,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Hendri meminta mohon arahan. Kami hanya ingin masyarakat patuh untuk target 10 persen.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengaku Sumbar sudah keluarkan edaran di mall, supermarket dan swalayan untuk harus vaksin sebelum bisa masuk.

Hal itu juga dilakukan untuk ASN agar semua divaksin. Kalau menolak kita lakukan pemotongan gaji. Dia juga memesankan kepala dinasnya juga ditindak kenapa belum maksimal vaksinasi.

Baca Juga:Pemkot Padang Fokuskan RPH Lubuk Buaya untuk Pemotongan Babi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini